Luar Negeri

Perempuan Korban Konflik di Negara Ini Terpaksa Jual Ginjal untuk Bayar Utang

Dia menyebut banyak perempuan Sri Lanka yang menjadi janda akibat konflik dan harus bertahan hidup dengan berutang.

Perempuan Korban Konflik di Negara Ini Terpaksa Jual Ginjal untuk Bayar Utang
Shutterstock
Ilustrasi organ ginjal. 

Kurang dari dua bulan lalu, pemerintah Sri Lanka mengambil langkah intervensi dengan membebaskan utang untuk 200.000 perempuan yang tidak mampu membayar pinjamannya.

Selain itu, pemerintah telah membatasi suku bunga untuk pinjaman uang menjadi hanya sebesar 30 persen per tahun.

Meski demikian, menurut Bohoslavsky, pemerintah masih harus bertindak lebih jauh, dengan melunasi utang untuk para pria serta memberlakukan aturan ketat untuk pengajuan pinjaman.

Angka resmi pemerintah menunjukkan bahwa jumlah pinjaman keuangan mikro yang dimiliki warga Sri Lanka mencapai lebih dari 9 miliar rupee (sekitar Rp 825 miliar).

Perekonomian Sri Lanka juga belum pulih dari dampak konflik dengan hanya tumbuh 3,1 persen pada 2017, menjadi pertumbuhan paling rendah dalam 16 tahun terakhir.(AFP)

Baca: Timnas Indonesia Kalahkan Tim yang Dilatih oleh Eks Penerjemah Cristiano Ronaldo

Baca: Ratusan Koin Emas Kuno Era Romawi Ditemukan di Ruang Bawah Tanah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perempuan Korban Konflik di Sri Lanka Jual Ginjal untuk Bayar Utang"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help