Luar Negeri

Media Rusia: Aneh, Setelah Tragedi 9 September, Amerika Kini Justru Lindungi Al Qaeda di Suriah

Dalam artikelnya, Russia Today menyebut Amerika memberlakukan kebijakan yang aneh dalam intervensi mereka terhadap Suriah.

Media Rusia: Aneh, Setelah Tragedi 9 September, Amerika Kini Justru Lindungi Al Qaeda di Suriah
kompas internasional
tragedi 9/11 

SERAMBINEWS.COM - Media Rusia, Russia Today, menuding Amerika Serikat memberlakukan standar ganda dalam memerangi teroris.

Dalam artikelnya, Russia Today menyebut Amerika memberlakukan kebijakan yang aneh dalam intervensi mereka terhadap Suriah.

Russia Today, yang mengutip pendapat sejumlah pakar militer, menyebut Amerika justru melindungi Al Qaeda yang menguasai Idlib.

Amerika, sebelumnya berjanji akan melindungi kelompok pemberontak yang ada di Idlib, bila mereka diserang oleh tentara pemerintah Suriah rezim Bashar al Assad.

Baca: 150 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2018, Bos Djarum Group Nomor 1 & Sandiaga Uno Urutan 47

Baca: Meski Tubuhnya Berubah Drastis di Usia 40 Tahun, Deddy Corbuzier Buka Rahasia Awet Muda

Nah, mayoritas Idlib kini dikuasai oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang diyakini sebagai turunan langsung dari Al Qaeda.

Kebijakan Amerika ini jelas aneh, mengingat peristiwa WTC yang terjadi 11 September 2001.

Dalam peristiwa itu, Al Qaeda terang-terangan menyatakan sebagai otak dan pelaku serangan teroris paling mematikan tersebut.

Itu artinya, Amerika kini justru melindungi pelaku serangan WTC, demi kepentingan politik di Suriah.

Baca: Rumahnya Dikepung Bangunan Tetangga, Inilah Kisah Eko yang Terusir Karena Tak Punya Akses Jalan

Baca: Terkait Pengembalian Barang Milik Negara, Kuasa Hukum Roy Suryo Mediasi dengan Kemenpora

Amerika Lupa

Kritik terhadap kebijakan Amerika Serikat ini disebutkan oleh mantan pejabat Pentagon, Michael Maloof, kepada Russia Today.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved