KIP Hapus 468 Pemilih Ganda, Segini Jumlah Pemilih di Banda Aceh

Setelah dilakukan penghapusan maka total jumlah pemilih tetap untuk Banda Aceh berjumlah sebanyak 145.117 orang.

KIP Hapus 468 Pemilih Ganda, Segini Jumlah Pemilih di Banda Aceh
FOTO MEDIA CENTER KIP BANDA ACEH 
Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady didampingi para anggota memimpin rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP) di kantor KIP setempat, Kamis (13/9). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - KIP Banda Aceh telah menghapus 468 pemilih ganda yang ditemukan di daerah itu. Penghapusan itu disampaikan dalam rapat pleno terbuka terkait daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP) di kantor KIP setempat, Kamis (13/9/2018).

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady menyampaikan setelah dilakukan penghapusan maka total jumlah pemilih tetap untuk Banda Aceh berjumlah sebanyak 145.117 orang.

Data tersebut merupakan hasil pencermatan bersama yang dilakukan KIP dengan Panwaslih dan partai politik setelah ditemukannya pemilih ganda oleh Bawaslu pasca penetapan DPT tingkat nasional oleh KPU RI.

Baca: KIP Gayo Lues Tetapkan DPT Hasil Perbaikan, Jumlah Pemilih Berkurang Seribuan Lebih

“Sebelumnya KIP Banda Aceh telah menetapkan 145.585 pemilih. Setelah penetapan DPT oleh KPU RI, terdapat 909 pemilih ganda di Banda Aceh hasil analisis Panwaslih, lalu kita lakukan pencermatan bersama dan verifikasi langsung ke lapangan,” kata Indra.

Hasil pencermatan bersama yang dilakukan KIP Banda Aceh bersama Panwaslih menghasilkan 145.117 DPT hasil perbaikan dari data pemilih sebelumnya yaitu 145. 585 pemilih.

Baca: KIP Tetap Tunda Laksanakan Putusan Kasus Abdullah Puteh

Artinya ada 468 pemilih ganda yang telah dihapus dari DPT.

Namun secara nasional, lanjut Indra, Bawaslu menetapkan 1.013.067 identitas pemilih ganda pada DPT pemilu 2019 di seluruh Indonesia.

KIP kemudian diberi waktu 10 hari untuk melakukan pencermatan dan penghapusan data ganda tersebut. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help