Malaysia

Mahathir Mohamad: Anwar Ibrahim adalah Pengganti Saya Jadi Perdana Menteri Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menegaskan kembali status Anwar Ibrahim sebagai penerusnya.

Mahathir Mohamad: Anwar Ibrahim adalah Pengganti Saya Jadi Perdana Menteri Malaysia
Dalam foto yang diambil pada 6 February 1997 ini memperlihatkan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim dan PM Mahathir Mohamad dalam sebuah konferensi pers di Kuala Lumpur. Dalam konferensi pers ini Mahathir memutuskan cuti selama dua bulan dan menyerahkan jalannya pemerintahan kepada Anwar. (AFP/FRANCIS SILVAN) 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menegaskan kembali status Anwar Ibrahim sebagai penerusnya.

Dalam konferensi pers Jumat (14/9/2018), Mahathir mengaku dia ditelepon Anwar dari Hong Kong, dan memberi tahu rencana bertarung dalam pemilihan anggota parlemen kota.

Peluang Anwar kembali menjadi anggota dewan terbuka di Port Dickson setelah salah satu anggotanya, Danyal Balagopal Abdullah, mundur.

Dilansir The Star, Mahathir berkata dia mendukung penuh niat tokoh politik berusia 71 tahun itu terjun kembali ke jalur legislatif.

"Itu hak dia. Saya berkata kepada Anwar bahwa saya tidak bisa mengampanyekan dirinya, namun saya bakal mendukung keputusannya," kata Mahathir.

PM berusia 93 tahun itu melanjutkan, jika Anwar menang di kursi parlemen Port Dickson, dia tak memberikan jabatan di pemerintahan.

Mahathir merujuk kepada Sekretaris Jenderal Parti Keadilan (PKR) Saifuddin Nasution bahwa Anwar yang juga presiden partai menegaskan tak mencari jabatan.

Terakhir, dia membahas soal janjinya ketika memenangkan pemilihan umum Malaysia 9 Mei lalu, bahwa dia bakal menyerahkan tampuk kekuasaan kepada Anwar.

"Anwar Ibrahim adalah pengganti saya menjadi PM Malaysia. Saya tak bakal mengingkari janji saya," kata Mahathir.

Baca: Pengadilan Mesir Tangguhkan Aturan Terkait Izin Polisi Berjanggut Bertugas, Ini Sebabnya

Baca: Mahkamah Agung Putuskan Mantan Napi Koruptor Boleh Jadi Calon Legislatif

PM tertua dunia itu secara eksplisit menjelaskan, dia bakal mundur sebagai PM setelah dua tahun menjabat.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved