Luar Negeri
Salah Satu Pendiri Google, Larry Page, Dikabarkan Menghilang
Secara mencolok, pendiri Google ini absen dari pertemuan minggu lalu yang juga dihadiri oleh CEO Twitter Jack Dorsey dan pihak Facebook.
SERAMBINEWS.COM - Salah satu pendiri Google, Larry Page, dikabarkan menghilang dari kehidupan publik.
Sementara para pendiri perusahaan teknologi besar lainnya, seperti Mark Zuckerberg dan Jack Dorsey (Twitter) 'dipaksa' masuk dalam sorotan, Page memilih untuk menarik diri.
Dikutip dari artikel terbitan Business Insider pada Kamis (13/9), Page dikabarkan tengah menghabiskan waktu di pulau pribadinya di Karibia.
Pendiri Google berusia 45 ini memilih bungkam meski baru-baru ini mendapat serangan dari Presiden Donald Trump yang menuduh 'melanggar bias sayap kiri dan antitrust'.
Baca: Kapal Penuh Kokain Senilai Rp530 Miliar Hilang secara Misterius
Baca: Haji Uma: Azan Itu Panggilan Ibadah Umat Muslim, Suaranya Harus Keras Agar Terdengar
Baca: Ridwan Kamil Ungkap Alasan Mengapa Tak Lagi Pilih Prabowo: Itu Cara Saya Balas Budi
Secara mencolok, pendiri Google ini absen dari pertemuan minggu lalu yang juga dihadiri oleh CEO Twitter Jack Dorsey dan pihak Facebook.
Sebuah kursi kosong adalah 'teatrikal' untuk Google setelah Page dan CEO-nya, Sundar Pichai menolak hadir di sana.
Tidak hadir dalam kehidupan publik bukan berarti Page benar-benar menarik diri dari dunia teknologi.
Page dikatakan hanya berhenti mengambil minat dalam transaksi perusahaan di Google.
Dikatakan lebih lanjut, Page rupanya telah berinvestasi di perusahaan mobil seperti Kitty Hawk dan Blackfly.
Sekadar diketahui, Page mendirikan Google bersama Sergey Brin pada 1998.
Keduanya adalah eksekutif senior di perusahaan induk Google, Alphabet, di mana Page masih memegang kendali penuh atas perusahaan itu.(*)
Artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul Larry Page, Salah Satu Pendiri Google Dikabarkan Menghilang