Tim Terpadu Temukan Galian C Ilegal

Tim terpadu yang merupakan gabungan sejumlah lembaga dan SKPK di Aceh Jaya menemukan lokasi galian C

Tim Terpadu Temukan Galian C Ilegal
Satu unit alat berat jenis Beco beroperasi disalah satu lokasi galian c yang diduga illegal dan melakukan perusakan lingkungan dikawasan kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Foto direkam Tim Terpadu Aceh Jaya, Pada, Rabu (12/9). 

CALANG - Tim terpadu yang merupakan gabungan sejumlah lembaga dan SKPK di Aceh Jaya menemukan lokasi galian C ilegal atau tak berizin di kawasan Desa Meuraksa, Kecamatan Teunom.

Selain terindikasi merusak lingkungan, tim terpadu juga menemukan fakta aktivitas galian C dijalankan menggunakan alat berat jenis beco atau excavator. Bupati Aceh Jaya T Irfan TB kepada Serambi, Kamis (13/9) mengatakan pihaknya menyesalkan atas munculnya aktivitas galian C Illegal di kawasan tersebut yang dinilai telah merusak sebagian badan jalan.

“Tim survei galian C Pemkab sudah turun ke lokasi baru galian C Aceh Jaya, dan sekalian saya perintahkan tim yang terdiri dari Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu, PUPR, KLH, Kehutanan melakukan pengecekan sehubungan dengan adanya informasi dari masyarakat,” terangnya.

“Pemkab sangat menyesali sikap oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengambil material golongan C tanpa izin dan mengakibatkan hancur atau rusaknya jalan yang dilintasi dum truk pengangkut material di kawasan jalan Tanoh Manyang-Seumira, Kecamatan Teunom ini,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan memang benar laporan masyarakat selama ini jika adanya aktivitas galian C yang sudah berimbas pada perusakan lingkungan sekitar lokasi.

“Dan benar ada ditemukannya galian yang dilakukan illegal yang dilakukan dengan memakai alat berat beco, dan tim sudah memerintahkan untuk menghentikannya melalui keuchik setempat dan segera mengurus legalitas untuk mendapat izin dari pemerintah. Kegiatan di lapangan sudah dihentikan alat berat pun sudah tidak ada lagi di lokasi,” ujarnya.

Semenatara itu Bupati Aceh Jaya T Irfan TB menambahkan untuk para pihak yang ingin melakukan akivitas penambangan galian C, terlebih dahulu harus mengurus izin kepada pemerintah. Selanjutnya nanti tim yang dibentuk pemerintah akan melakukan survei ke lapangan apakah layak atau tidak diberikan izinnya.

”Ya, kita persilahkan untuk mengurus izinnya, dan nanti tim survei daerah akan melihat ke lapangan layak diberikan apa tidak,” tegasnya.(c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved