GeRAK Gelar Diskusi Tata Kelola Tambang

Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh menggelar diskusi tentang pertambangan di Hotel The Pade, Aceh Besar

GeRAK Gelar Diskusi  Tata Kelola Tambang
HAYATUDDIN TANJUNG

BANDA ACEH - Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh menggelar diskusi tentang pertambangan di Hotel The Pade, Aceh Besar, Kamis (13/9). Diskusi yang menghadirkan berbagai narasumber tersebut diharapkan mampu melahirkan rekomendasi yang dapat memperbaiki tata kelola pertambangan di Aceh.

Kepala Divisi Advokasi GeRAK Aceh, Hayatuddin Tanjung, menyampaikan saat ini sektor pertambangan kian berkembang di Indonesia. Ditjen Minerba mencatat, per Februari 2014 jumlah Izin Usaha Pertambangan IUP) di Indonesia mencapai 10.918.

Maraknya jumlah izin ini, lanjutnya, tidak diikuti dengan perbaikan tata kelola pertambangan yang menjunjung prinsip kelestarian lingkungan. Bahkan KPK mencatat sepuluh permasalahan utama dalam sektor pertambangan, yang salah satunya menyoroti tatakelola perizinan tambang.

“Acara ini untuk mendiskusikan lebih dalam mengenai titik-titik persoalan dalam tata kelola pertambangan di Provinsi Aceh, terutama untuk mendorong tata kelola yang transparan dan akuntabel serta sesuai dengan kerangka legal yang berlaku,” katanya.

Menurut Hayatuddin, masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah Aceh saat ini adalah pencabutan IUP yang belum mendapatkan kepastian clean and clear (CNC) atau IUP bermasalah. Karena itu, pemerintah Aceh perlu mengambil kebijakan dengan menerbitkan SKpencabutan IUP di Aceh.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help