Kemenag tak Anggarkan Dana Rehab MIN Kuta Blang

Pihak Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Lhokseumawe memastikan pada tahun 2018

Kemenag tak Anggarkan Dana Rehab MIN Kuta Blang
Wakil Bupati Simeulue, Hj Afridawati, didampingi Kadis Pendidikan Simeulue, menunjau proses belajar mengajar di SD Negeri 2 Teupah Barat, Simeulue. Rabu (14/2/2018) 

* Sudah Setahun Terbakar

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Lhokseumawe memastikan pada tahun 2018 ini belum tersedia dana untuk pembangunan kembali gedung MIN Kuta Blang yang telah terbakar setahun yang lalu. Padahal, pengajuan permohonan rehabilitasi gedung MIN itu telah diajukan ke Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2017 lalu.

Untuk diketahui, pasca MIN Kuta Blang Lhokseumawe terbakar pada 20 September 2017 sore menjelang Magrib, sejumlah murid terpaksa belajar di sekolah lain yakni SDN 11 Banda Sakti, karena banyak ruangan di MIN tersebut ludes dilalap ‘si jago merah. Bahkan, sejak beberapa hari lalu, para murid terpaksa belajar di gudang sekolah yang telah diubah fungsinya menjadi ruang belajar sementara. Pemakaian gudang sebagai ruang belajar ini direncanakan sampai rampungnya pembangunan kembali ruangan yang terbakar.

Kepala Kankemenag Lhokseumawe, Drs H Boihakki MSos, kemarin, mengatakan, setelah terjadi kebakaran tahun 2017 lalu, pihaknya telah mengajukan permohonan pembangunan gedung kembali ke Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Aceh. Bahkan kala itu, ungkapnya, saat melakukan pertemuan dengan pihak Kementerian Agama di Jakarta, pihaknya bersama Kepala MIN Kuta Blang telah membeberkan apa saja yang dibutuhkan.

Namun begitu, ucap dia, hingga sekarang biaya pembangunan gedung MIN Kuta Blang tetap tidak ada dalam DIPA Kankemenag Lhokseumawe maupun dalam DIPA Kanwil Kemenang Aceh tahun 2018. “Jadi, untuk tahun ini kemungkinan besar memang tidak ada pembangunan untuk gedung MIN Kuta Blang,” katanya.

Meski begitu, janji Boihakki, pihaknya kini terus berusaha agar pembangunan kembali gedung MIN Kuta Blang bisa segera dimulai. “Kita terus membahas tentang pembangunan MIN Kuta Blang dalam setiap pertemuan, baik tingkat Aceh ataupun tingkat pusat. Termasuk beberapa hari lalu saat pertemuan di Ancol, saya juga memaparkan tentang kondisi MIN Kuta blang,” paparnya.

Karena, ulas dia, sudah selayaknya pembangunan gedung MIN Kuta Blang bisa diprioritaskan. “Sebab, tidak mungkin para murid harus terus belajar di gedung sekolah lain,” tandasnya.(bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved