Lima Prajurit Diusulkan Naik Pangkat

LIMA prajurit TNI-AL yang terlibat langsung operasi penangkapan speedboat bermuatan sabu-sabu dari Malaysia

Lima Prajurit  Diusulkan Naik Pangkat
SERAMBI/RAHMAD WIGUNA
PANGKALAN Armada I, Laksamana Muda Yudo Margono, Jumat (14/9) sore, memperlihatkan sabusabu sitaan dari speedboat yang ditangkap di perairan Seruway, Aceh Tamiang. Tim intelijen sudah dikerahkan untuk mengejar dua pelaku yang kabur ke hutan bakau.SERAMBI/RAHMAD WIGUNA 

LIMA prajurit TNI-AL yang terlibat langsung operasi penangkapan speedboat bermuatan sabu-sabu dari Malaysia senilai Rp 134 miliar diusulkan naik pangkat. Kinerja kelimanya dinilai mencerminkan komitmen TNI-AL dalam memerangi narkoba.

Penghargaan khusus ini diberikan langsung Panglima Armada I, Laksamana
Muda TNI Yudo Margono kepada Mayor Ridwan, Serka Irwansyah Damanik, Sertu Steward, Kelasi Kepala Harno dan Kelasi Kepala Edwin. Penyerahan piagam dilakukan di Dermaga Lantamal I Belawan, Medan, Jumat (14/9) petang.

Sebagai langkah awal, kelimanya untuk sementara hanya diberi penghargaan berupa piagam dan bantuan uang tunai. Selanjutnya Yudo Margono akan mengusulkan nama kelimanya untuk naik pangkat. “Akan diusulkan untuk menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat,” kata Yudo.

Jenderal bintang dua ini sangat mengapresiasi kinerja jajaran Lanal Lhokseumawe karena mampu merespons informasi sekecil apapun, sehingga bisa menggagalkan masuknya sabu-sabu 67,4286 kg dari Malaysia.

Secara pribadi dia tak bisa membayangkan bila narkoba yang dikemas dalam bungkusan teh bertuliskan aksara Cina itu beredar di masyarakat. “Nilai sabu-sabu ini dipekirakan Rp 135 miliar. Ancaman dampak negatifnya sangat besar,” kata Yudo yang sempat menjabat Komandan Lantamal I Belawan, tiga tahun lalu. (mad)

kronologi penyergapan

* Pada Selasa (12/9), Pangkalan TNI-AL (Lanal) Lhokseumawe mendapat informasi tentang pergerakan speedboat bermuatan narkoba dari Malaysia yang akan melalui jalur Aceh Tamiang
* Informasi itu disikapi oleh Panglima Armada I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono dengan mengerahkan dua personel Posal Seruway untuk mengintai menggunakan perahu dengan menyamar sebagai nelayan
* Kamis (13/9) sekira pukul 06.45 WIB, speedboat yang dicurigai pun muncul, petugas langsung melakukan penghentian, pemeriksaan, dan penangkapan
* Pada tahapan penghentian, pelaku melarikan diri menggunakan speedboat

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved