Mursil Janji Jumpai PT Semadam

Bupati Aceh Tamiang, Mursil berjanji dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan khusus

Mursil Janji Jumpai PT Semadam
SERAMBI/ M NASIR
SERATUSAN karyawan perusahaan perkebunan PT Semadam Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang melakukan aksi mogok kerja menuntuk ketua PU FSP PP SPSI Kebun Seumadam agar tidak di PHK, Kamis (16/8). SERAMBI/ M NASIR 

* Upayakan Karyawan Dipekerjakan Kembali

KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang, Mursil berjanji dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan khusus dengan pemilik perusahaan perkebunan PT Semadam terkait dipecatnya 67 karyawan perusahaan tersebut yang melakukan demo beberapa waktu lalu.

Sementara 67 karyawan tersebut, Jumat (14/9), kembali melakukan demo dengan massa lebih besar lagi ke Kantor DPRK Aceh Tamiang, melibatkan sejumlah pengurus unit kerja SPSI se-Aceh Tamiang.

Pantauan Serambi, Jumat (14/9), ratusan pendemo dari Seumadam ini datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat menuju kantor wakil rakyat Tamiang sekira pukul 15.00 Wib. Mereka mengusung poster yang terbuat dari kertas karton, di antaranya bertuliskan,”Hai wakil rakyat, takutkah Anda dengan PT Semadam”, “Hai wakil rakyat, Anda dipilih, bukan dilotre.”

Setelah berorasi beberapa menit, salah satu pendemo membacakan tiga poin pernyataan sikap yang menguraikan berbagai pelanggaran yang dilakukan perusahaan terhadap tenaga kerja. Mereka meminta DPRK merekomendasi pencabutan izin usaha PT Semadam dan yang terakhir mereka minta Bupati dan Ketua DPRK Aceh Tamiang meminta kepada pemilik perusahaan agar para pekerja diterima kembali bekerja.

Setelah mendengar pernyataan sikap mereka, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon di hadapan massa mengatakan, pihaknya pasti berpihak kepada rakyat. “Kami sudah melakukan mediasi dengan perusahaan dan yang terakhir dihadiri Forkopimda. Kami juga kecewa dengan perusahaan yang tidak punya komitmen menerima kembali karyawan PT Semadam bekerja. Ini bentuk pelecehan terhadap pemerintah atas nama wakil rakyat. Kami minta bupati serius menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Cabut izin
Kemudian, perwakilan karyawan PT Seumadam sebanyak 10 orang diminta menyampaikan aspirasinya kepada Bupati dan Ketua DPRK, Ketua Komisi A, Ismail, Wakil Ketua DPRK, anggota Komisi D, Asisten Pemerintah Mix Donal dan Perwakilan Dinas Tenaga Kerja di ruang Banggar Dewan.

Di hadapan perwakilan karyawan, Bupati Aceh Tamiang Mursil mengucapkan terima kasih kepada para pendemo yang telah menjaga aksinya berjalan tertib dan kondusif. “Silakan demo, yang penting kondisi Aceh Tamiang kondusif,” ujarnya. “Kami berdua dengan Ketua DPRK, terhadap tuntutan karyawan yang belum dipenuhi PT Semadam, kami sudah membangun komunikasi dengan pemilik perusahaan perkebunan PT Semadam, Rusli Rani dan akan kembali melakukan pertemuan khusus dengan Rusli Rani. Pertemuan terbatas hanya kami saja. Kita akan mengimbau kembali pemilik perusahaan agar menerima kembali karyawan yang dipecat karena aksi demo. Namun, jika ini tidak diindahkan, selanjutnya kita akan melakukan langkah hukum yang tegas,” ujar Mursil.

Bupati juga mengingatkan para buruh tertib dan tidak dimanfaatkan pihak lain. Sementara Ketua Komisi A, Ismail mengatakan, secara pribadi mengapresiasi langkah yang dilakukan Bupati walaupun seperti menggadaikan harga diri pemerintah. “Perlu kami ingatkan bahwa karyawan PT Semadam warga Tamiang dan saya berharap ke depan pertemuan dengan PT Semadam yang terakhir. Seandainya tawaran yg diberikan tidak direspons dan tidak menghargai pemerintah, kita persilakan perusahaan ini angkat kaki dari bumi Aceh Tamiang,” tegas Ketua Komisi A Ismail.(md)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help