Wali Kota Buka MTQ Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, Jumat (14/9) malam, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35

Wali Kota Buka  MTQ Banda Aceh
Kafilah MTQ dari Kecamatan Syiah Kuala melakukan defile di hadapan Forkopimda Banda Aceh di pelataran Masjid Baitul Musyahadah, Banda Aceh, Jumat (14/9) malam. FOTO IST 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, Jumat (14/9) malam, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kota Banda Aceh, di Masjid Baitul Musyahadah atau ‘Masjid Meukeutop’. MTQ yang diikuti 477 peserta dari sembilan kecamatan itu berlangsung selama 10 hari di Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh.

Pembukaan MTQ ke-35 Banda Aceh digelar di pelataran Masjid Meukeutop. Selain Forkopimda Banda Aceh, kegiatan tersebut dihadiri seluruh kafilah/kontingen MTQ dari seluruh kecamatan dan masyarakat Banda Aceh. Penampilan defile/pawai dari setiap kafilah MTQ semakin menyemarakkan malam pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya sebelum membuka even dua tahunan itu, Wali Kota berharap kegiatan MTQ ke-35 dapat menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Alquran. “Sehingga Alquran benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi bagi umat islam, terutama generasi muda penerus bangsa,” ujarnya.

Menurut Aminullah, Alquran adalah pedoman hidup yang tidak pernah ketinggalan zaman dan menjawab kebutuhan umat manusia. Salah satu upaya untuk mendalami Alquran, kata dia, yaitu dengan menyelenggarakan MTQ yang pada tahun ini digelar di Kecamatan Banda Raya. “Mari lah kita tunjukkan bahwa warga kota adalah generasi yang cinta damai, ramah, dan toleran,” kata dia.

Kepada masyarakat khususnya kafilah yang mewakili sembilan kecamatan, Aminullah berpesan agar dapat mengikuti kegiatan itu sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Dalam mengikuti even ini, jangan semata-mata mengharapkan piala atau penghargaan, tetapi harus ada niat untuk ibadah dan syiar agama Allah,” imbuh Wali Kota, seraya membuka ajang tersebut.

Untuk diketahui, kegiatan bertema ‘Mari Kita Ciptakan Generasi Qurani yang Gemilang’ itu memperlombakan sembilan cabang, yaitu tilawah, tartil dan cacat netra (canet), qira’ah sab’ah, tahfiz Quran, syarhil Quran, tafsir Quran, khattil Quran, fahmil Quran, dan Musabaqah Makalah Quran.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help