Tafakur

Pertimbangan Nurani

Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kedustaan: saat itu pendusta dipercaya, sedangkan orang benar

Pertimbangan Nurani

Oleh: Jarjani Usman

“Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kedustaan: saat itu pendusta dipercaya, sedangkan orang benar justru didustakan; pengkhianat diberi amanah, sedangkan orang yang amanah didustakan” (HR. Ibu Majah).

Kita memang diperintahkan untuk memilih pemimpin agar bisa menyatukan dan sama-sama mempertahankan umat. Namun tak mudah memilih orang-orang kepercayaan untuk menjadi pemimpin di zaman sekarang. Soalnya, orang-orang yang telah terbukti pernah mengkhianati amanah rakyat pun dibolehkan untuk mencalonkan diri untuk dipilih kembali sebagai pemimpin umat.

Padahal orang-orang yang telah pernah mengkhianati amanah tak akan mudah untuk memerintahkan bawahan dan rakyatnya untuk berlaku amanah dan mencegah kemungkaran. Akan terganjal perbuatan-perbuatan burukya di masa lalu.

Namun demikian, manusia bisa berubah. Orang yang pernah berbuat jahat pun bisa bertaubat atau kembali ke jalan yang benar. Hal ini pernah terjadi pada sebahagian orang. Meskipun banyak orang lain juga tak mau berubah, karena godaan untuk memperturutkan hawa nafsu bisa lebih besar saat kekuasaan tinggi sudah berada di tangan.

Akhirnya, semua terserah pada pertimbangan hati nurani kita. Kita sepatutnya mengikuti petunjuk yang diberikan Allah, agar memilih pemimpin yang baik. Yaitu pemimpin yang mau dan mama memperbaiki umat dan menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved