Tafakur

Keselarasan Kata

Saat seseorang hamba meninggal dunia, umumnya yang paling utama dipikirkan dan didoakan orang banyak adalah kebaikannya

Keselarasan Kata
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri…” (QS. Al-Baqarah: 44)

Saat seseorang hamba meninggal dunia, umumnya yang paling utama dipikirkan dan didoakan orang banyak adalah kebaikannya dan ampunan dosanya. Bukan yang lain. Bukan kekayaan melimpah yang telah diperoleh. Juga bukan kemegahan yang sudah sampai ke berbagai belahan dunia. Ini menjadi suatu indikasi bahwa sangat utama berbuat baik dan mencegah diri dari perbuatan berdosa.

Namun demikian, serangkaian dosa yang pernah dilakukan seseorang hamba tak diketahui secara detail oleh orang banyak. Bisa jadi, di saat banyak orang memuji kebaikannya dan kehebatannya dalam berceramah sewaktu masih hidup di dunia, di dalam kubur para malaikat sedang menyiksanya dengan siksaan-siksaan yang pedih dan mengerikan. Bisa jadi sewaktu masih hidup hanya giat mengajak orang lain untuk berbuat baik, sedangkan ia sendiri sering berbuat sebaliknya. Apalagi di zaman sekarang, tak tertutup kemungkinan sebahagian orang menggunakan ceramah sebagai bahan komersil saja, sedangkan diri sendiri tetap gemar melakukan keburukan.

Karena itu, setiap diri kita perlu berusaha untuk menjadi orang bertanggungjawab. Termasuk di antaranya memastikan diri benar-benar ikhlas berbuat baik setiap hari. Setiap perbuatan baik dijamin tak akan terbuang percuma, asalkan mau menjaganya dari hal-hal yang membinasakannya.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved