Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Berakhir 31 September

Program bakti sosial TNI-KB Kesehatan yang diadakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian

Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Berakhir 31 September
ASISTEN III Setdakab Aceh Utara, Dr A Murtala hadir ke Kecamatan Cot Girek dalam rangka penutupan Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan, Sabtu (22/9). 

LHOKSUKON – Program bakti sosial TNI-KB Kesehatan yang diadakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) Aceh Utara di lima kecamatan akan berakhir pada 31 September mendatang. Program tersebut dimulai pada 28 Agustus ditandai seremoni pembukaan oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf di Kecamatan Banda Baro, kala itu. Lima kecamatan yang menjadi tempat pelaksanaan bakti sosial tersebut adalah, Banda Baro, Lhoksukon, Nibong, Simpang Keuramat, dan Cot Girek.

“Kita berharap kepada masyarakat yang ingin mengikuti program Keluarga Berencana (KB) tersebut supaya memanfaatkan program bakti sosial ini yang akan berakhir pada penghujung bulan ini,” ujar Kabid Pengendalian Penduduk KB dan Keluarga Sejahtera DPM PP dan KB Aceh Utara, Drs Murtdha MSM kepada Serambi, kemarin.

Masyarakat, papar Murtadha, dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis di klinik dalam wilayah lima kecamatan tersebut. “Setelah 31 September nanti, program ini akan dilanjutkan oleh provinsi dan kabupaten, namun di lokasi dan dengan jadwal tertentu. Tapi, untuk pelayanan di setiap puskesmas, akan terus berlangsung dan masyarakat bisa tetap mendapat pelayanan gratis,” ulasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas DPM PP dan KB Aceh Utara, Mawardi dalam acara penutupan di Cot Girek menyatakan, bakti sosial TNI-KB Kesehatan adalah agenda tahunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan ini melalui pemberdayaan dan pembinaan kesehatan agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan penyuluhan maupun pelayan kesehatan khususnya di bidang KB. Tujuannya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai basis ketahanan nasional,” ucap Mawardi. Hingga Agustus 2018, sebutnya, capaian akseptor (yang menerima serta mengikuti program KB) mencapai 921 orang.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved