Tafakur

Ibarat Orang Mukmin

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi

Ibarat Orang Mukmin

Oleh: Jarjani Usman

“Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi. Jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat” (QS. al-Hajj: 11).

Hidup ini tak terlepas dari ibarat atau perumpamaan. Sangat indah sebuah ibarat yang diberikan untuk orang mukmin. Orang mukmin diibaratkan dengan pohon kayu, yang setiap bagiannya bermanfaat. Kalau setiap orang berusaha mewujudkannya, maka akan damai dan sejahtera hidup ini. Namun tak semua orang mampu menjadi seperti pohon.

Bahkan dalam suatu hadits Rasulullah SAW pernah mengibaratkan orang mukmin dengan pohon kurma (HR. Bukhari). Alasannya, pohon kurma yang daun-daunnya tidak pernah gugur walaupun musim berubah. Ini ibarat bagi orang-orang Muslim, yang akan tetap mempertahankan imannya dalam suasana bagaimana pun, baik dalam keadaan sempit maupun dalam keadaan lapang.

Namun sayangnya, tak sedikit di antara kita, yang juga mengaku Muslim beriman, mengalami keguguran iman, baik di waktu sempit maupun di waktu lapang. Sebahagian orang yang telah diberikan kelapangan dari segi harta, pendidikan dan kekuasaan, tetapi masih tetap melakukan hal-hal yang meruntuhkan iman, seperti mengambil hak orang lain. Hanya akan kembali kepada ketaatan tatkala musibah menimpa.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved