Kemenkumham Aceh Terima 46 CPNS

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh tahun ini

Kemenkumham Aceh Terima 46 CPNS
ist
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Aceh, Agus Toyib, saat Kunker ke Rutan Idi 

* 25 Orang Lulusan SMA/Sederajat untuk Sipir

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh tahun ini menerima 46 putra-putri Aceh untuk CPNS. Sebanyak 18 pria dan tujuh wanita di antaranya, lulusan SMA/sederajat untuk penjaga tahanan/napi Rutan Kelas II Sabang. Sedangkan selebihnya pria dan wanita lulusan D3 dan S1 berbagai jurusan untuk tujuh jabatan lainnya di Kanwil Kemenkumham Aceh dan jajaran.

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Agus Toyib, menyampaikan hal ini kepada Serambi kemarin sore. (Baca CPNS untuk D3 dan S1). Ia mengakui penerimaan CPNS di jajaran Kemenkumham tahun ini lebih sedikit, yaitu hanya 2.000 orang se-Indonesia. Jumlah ini sangat rendah dibanding 2017 yang mencapai 17 ribu orang, sehingga ketika itu, kuota untuk Aceh 656 orang dan 583 di antaranya lulusan SMA/sederajat untuk sipir. Selebihnya lulusan SI dari beberapa kualifikasi pendidikan.

“Sedangkan tahun ini, kuota untuk Kanwil Kemenkumham Aceh hanya 46 orang. Hanya Rutan Sabang yang mendapat jatah CPNS sipir 25 orang karena rutan itu tak ada penerimaan tahun lalu. Adapun lapas, rutan, dan cabang rutan lainnya di Aceh tak mendapat lagi karena sudah ada tahun lalu,” jelas Agus didampingi Kasubbag Kepegawaian dan TU, Hendri Rahman serta Kasubbag Humas, Ida Meilani.

Agus Toyib menyarankan putra-putri Aceh, baik lulusan SMA/sederajat maupun lulusan D3 dan S1 untuk memanfaatkan kesempatan ini. Sama seperti kementerian lain maupun Pemkab/Pemko, pendaftarannya secara online ke situs Seleksi CPNS Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di https://sscn.bkn.go.id sejak kemarin, Rabu (26/9) dan akan berlangsung hingga 7 Oktober 2018.

Jika sudah berhasil mendaftar secara online, kepada calon peserta untuk kualifikasi pendidikan SMA agar memprin nomor pendaftaran. Begitu juga surat permohonan yang sudah tersedia di website tersebut agar diketik selanjutnya diprin. Kemudian semua itu, dikirim bersama berkas syarat administrasi lainnya ke Kanwil Kemenkumham Aceh, PO BOX 123 BNA 23114 sejak 26 September hingga 8 Oktober 2018.

Sedangkan untuk kualifikasi pendidikan S1, nomor pendaftaran online, permohonan maupun berkas administrasi lainnya tak dikirimkan ke Kanwil Kemenkumham Aceh, melainkan di-scanning kemudian dikirim ke Menteri Hukum dan HAM melalui alamat website tersebut dan proses seleksi berkas di Kemenkumham Pusat.

Kemudian, jika sudah lulus seleksi administrasi tersebut yang nantinya diumumkan melalui website yang sama, maka seleksi tahap selanjutnya, seperti Seleksi Kompetensi Dasar melalui Computer Assisted Test (CAT) serta lain-lain tetap dilakukan di Banda Aceh, sama seperti untuk seleksi lulusan SMA/sederajat. Informasi lebih lanjut dan segala persyaratan lainnya dapat diakses di http://cpns.kemenkumham.go.id.

”Kami kembali mengingatkan setiap peserta maupun keluarganya agar jangan ada yang memercayai, jika ada calo yang menjanjikan kelulusan, termasuk jika itu orang pegawai jajaran Kemenkumham se-Aceh, maka silakan lapor ke kami untuk ditindaklanjuti. Hanya kemampuan peserta yang membuat dirinya bisa lulus atau tidak karena penerimaan bersih dan transparan. Hal ini sudah terbukti seperti dalam penerimaan tahun lalu,” tegasnya. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved