38 Gampong belum Ajukan LPJ

Pencairan anggara desa tahap II tahun 2018 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terlambat. Dari 152 desa di sembilan kecamatan

38 Gampong belum Ajukan LPJ
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Sidang LPJ akhir jabatan bupati di gedung dewan Aceh Barat, Selasa (3/10/2017). 

BLANGPIDIE - Pencairan anggara desa tahap II tahun 2018 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terlambat. Dari 152 desa di sembilan kecamatan, hingga kemarin masih ada sekitar 38 desa belum mengajukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahap II 2017 dan tahap I 2018 kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) setempat.

“Rekom pencairan anggaran tahap II 2018 baru bisa dikeluarkan dengan persyaratan harus ada LPJ penggunaan anggaran tahap II 2017 dan tahap I 2018,” kata Plt Kepala DPMP4 Abdya Drs Yusan Sulaidi saat dihubungi Serambi kemarin. Dari 152 desa dalam sembilan kecamatan, sebanyak 114 keuchik gampong desa yang sudah mengajukan LPJ.

Setelah diteliti, DPMP4 Abdya mengeluarkan rekomendasi kepada desa bersangkutan, kemudian dibawa ke Badan Keuangan Abdya untuk dicairkan anggaran tahap II sebesar 40 persen dari jumlah alokasi anggaran 2018. Sedangkan 38 keuchik gampong lainnya belum mengajukan LPJ tahap II 2017 dan tahap I 2018 sehingga DPMP4 Abdya tidak bisa mengeluarkan rekomenasi pencairan anggaran.

Yusan Sulaidi menjelaskan, 38 keuchik gampong terlambat mengajukan LPJ karena sesuai jadwal pada September ini pencairan tahap II sudah tuntas dan dimulai pencairan tahap III berjumlah 40 persen dari alokasi anggaran. “Kami meminta para keuchik gampong, LPJ harus tuntas seluruhnya diajukan paling lambat pekan depan,” katanya.

Bila tidak, katanya, pencairan anggaran tahap III nantinya terkendala karena harus ada LPJ tahap II 2018. Sehingga desa bersangkutan terancam terkena penalti dari pemerintah pusat.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved