Ada Aturan yang Dilanggar, Pengurus Kadin Aceh Duduki Kantor Sekretariat

Pendudukan kantor itu merupakan ekses dari perseteruan antara Ketua Kadin Aceh, Firmandez dengan pengurusnya.

Ada Aturan yang Dilanggar, Pengurus Kadin Aceh Duduki Kantor Sekretariat
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Jumat (28/9/2018) malam, menduduki Kantor Kadin Aceh atau Balai Saudagar yang berada di Jalan Makam Pahlawan, Ateuh Pahlawan, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Jumat (28/9/2018) malam, menduduki Kantor Kadin Aceh atau Balai Saudagar yang berada di Jalan Makam Pahlawan, Ateuh Pahlawan, Banda Aceh.

Pendudukan kantor itu merupakan ekses dari perseteruan antara Ketua Kadin Aceh, Firmandez dengan pengurusnya.

Sehingga pengurus menduduki kantor itu untuk mengumpulkan semua pengurus yang selama ini terpencar-pencar.

Terkait OTT KPK di Aceh, Firmandez: Jangan Kait-kaitkan dengan Saya

Ketua Komite Infrastruktur Kadin Aceh, Muhammad Mada dalam konferensi pers, Sabtu (29/9/2018) siang di Kantor Kadin Aceh menyebutkan, bahwa aksi yang dilakukan oleh pengurus bukanlah aksi mengambi alih kantor.

Karena mereka semua merupakan pengurus Kadin Aceh periode 2013-2018 yang sah. Sehingga datang untuk mengaktifkan kembali aktivitas kantor yang selama ini vakum.

Karena selama lima tahun terakhir kepengurusannya, kantor itu nyaris tidak difungsikan untuk kepentingan Kadin.

“Jadi ini bukan aksi ambil alih atau menguasai kantor Kadin, tapi kami kembali ke rumah kami sendiri, karena memang semua ini pengurus Kadin Aceh,” ujar Muhammad Mada.

KADIN Aceh Gelar Musprov, Mualem Bicara Tentang Investor

Sementara Wakil Ketua Kadin Aceh, Ir HM Iqbal mengatakan, saat ini memang terjadi permasalahan antara Ketua Kadin Aceh, Firmandez dengan pengurus.

Sehingga mereka kembali ke Kantor Kadin Aceh, untuk menyelamatkan organisasi tempat berkumpulnya pengusaha tersebut dari orang-orang yang tidak menjalankan lembaga Kadin Aceh sesuai dengan fungsinya.

Menurut Iqbal, selama banyak pelanggaran aturan maupun AD/ART yang dilakukan oleh ketua Kadin Aceh, firmandez.

“Kita ingin organisasi on the track yaitu dijalankan seadanya, jangan ada maksud-maksud terselubung,” ujar Iqbal.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved