Warga Aceh di Lombok Butuh Meunasah

Ketua DPRA Tgk Muharuddin mengunjungi warga Aceh yang menjadi korban gempa di Lombok

Warga Aceh di Lombok Butuh Meunasah
IST
Ketua DPRA mengunjungi warga Aceh yang menjadi korban gempa Lombok, NTB, Kamis (27/9/2018). 

BANDA ACEH - Ketua DPRA Tgk Muharuddin mengunjungi warga Aceh yang menjadi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak Kamis (27/9). Dalam kunjungannya itu, Muharuddin berdiskusi panjang tentang keberadaan warga Aceh di Lombok setelah musibah yang terjadi awal Agustus lalu.

Dalam kesempatan itu, warga Aceh di wilayah terdampak gempa itu juga menyampaikan aspirasinya. Salah satunya, mereka mengharapkan Pemerintah Aceh dapat membantu membangun meunasah Aceh di Lombok. Menurut Muhar, saat ini, pengurus Taman Iskandar Muda (TIM) NTB tengah berupaya membeli lahan untuk Meunasah Aceh tersebut yang diperkirakan membutuhkan dana Rp 300 juta.

“Untuk itu, Warga Aceh di NTB berharap uluran tangan Pemerintah Aceh agar membantu kekurangan dana untuk membeli lahan tersebut sekaligus membantu pembangunan meunasah Aceh,” kata Muhar yang menghubungi Serambi dari Lombok, kemarin. Muharuddin juga memastikan, bahwa tidak ada warga Aceh yang meninggal akibat musibah gempa bumi yang terjadi awal Agustus lalu.

“Hanya beberapa warga Aceh yang mengalami luka-luka serta beberapa rumah warga Aceh yang rusak,” katanya berdasarkan pengakuan Teuku Yunansyah, Penasehat Taman Iskandar Muda NTB. Muhar menjelaskan, data warga Aceh yang menetap di Nusa Tenggara Barat sebelum terjadinya gempa Lombok 5 Agustus 2018 berjumlah 85 KK (420 jiwa).

Namun pasca gempa, data warga Aceh bertambah menjadi 105 KK (505 jiwa) seiring pendataan terbaru yang dilakukan oleh Taman Iskandar Muda NTB, suatu wadah perkumpulan warga Aceh di NTB. “Dari 105 KK warga Aceh tersebut, sekitar 70% berdomisili di Mataram, NTB dengan konsentrasi terbanyak berasal dari Aceh Utara, Pidie dan Pidie Jaya,” katanya.

Semenetara itu dalam kunjungannya itu, Ketua DPRA menyerahkan bantuan dana tunai Rp 50 juta kepada Taman Iskandar Muda NTB yang diterima oleh ketua TIM NTB H Namazi Ismail didampingi oleh beberapa pengurus TIM NTB lainnya.

Karena masa tanggap darurat gempa Lombok telah selesai, maka dana tersebut digunakan untuk persiapan pembangunan meunasah Aceh di Lombok.

“Sejak 5 tahun lalu, warga Aceh di Lombok, NTB telah merencanakan untuk membangun Meunasah Aceh sebagai tempat berkumpul dan beribadah warga Aceh,” sebut Muharuddin.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved