Tafakur

Fenomena Akhir Zaman

Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada orang yang berhak menerimanya, dan apabila kamu

Fenomena Akhir Zaman

Oleh: Jarjani Usman

“Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada orang yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah maha mendengar, maha melihat” (QS. An Nisaa’: 58).

Sungguh sangat memperihatinkan melihat perilaku penguasa yang tidak amanah. Diberikan anggaran besar untuk mengurus negeri dan memakmurkan rakyat, malah tak membuat rakyat beringsut dari kehidupan di bawah garis kemiskinan.

Di saat demikian, sebahagian penguasa leluasa menggunakan mobil-mobil mewah, rumah mewah, dan segala kemewahan lainnnya. Yang lebih menyakitkan, tak sedikit yang mengorupsi anggaran hingga ratusan milyar dan bahkan trilyunan di saat rakyatnya miskin. Keadaan seperti ini terus-menerus berlangsung dan disambut dengan tawa bagaikan tak bersalah ketika kejahatannya terbongkar.

Bahkan orang-orang yang tidak amanah dan koruptor diberikan lagi kesempatan untuk menjadi wakil rakyat atau pemimpin. Mereka pun berlomba-lomba mencalonkan diri sebagai wakil rakyat atau penguasa dan berani mengampanyekan diri sebagai agen perubahan bagi rakyat banyak. Akibatnya, rakyat pun bisa terjebak dalam memilih kembali orang-orang yang tak amanah. Itulah fenomena akhir zaman.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa di akhir zaman, pendusta dipercaya, sedangkan orang benar justru didustakan; pengkhianat diberi amanah, sedangkan orang yang amanah didustakan (HR. Ibu Majah).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved