Razia Narkoba di Dua Sekolah

Ratusan siswa kelas tiga dari dua sekolah, yaitu SMA Negeri 8 Banda Aceh dan SMK Negeri 4 Banda Aceh

Razia Narkoba di Dua Sekolah
WAKIL Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, menyaksikan tes kadar nikotin pada siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh saat melakukan penyuluhan narkoba ke sekolah tersebut, Selasa (2/10). 

BANDA ACEH - Ratusan siswa kelas tiga dari dua sekolah, yaitu SMA Negeri 8 Banda Aceh dan SMK Negeri 4 Banda Aceh dirazia narkoba. Kegiatan itu dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi bahaya narkoba di kedua sekolah tersebut, Selasa (2/10).

Kegiatan itu dilaksanakan secara gabungan oleh sejumlah lembaga yaitu Badan Kesbangpol Banda Aceh, Dinas Kesehatan Banda Aceh, Pomdam Iskandar Muda, Satnarkoba Polresta Banda Aceh, dan BNN Banda Aceh.

Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh, Faisal SSTP mengatakan, razia itu menyasar siswa kelas tiga di dua sekolah, untuk mengetahui adanya pengguna narkoba di kalangan pelajar itu. Dalam razia tersebut petugas memeriksa semua tas dan handphone milik siswa. “Tapi hasilnya, tidak ada narkoba yang ditemukan petugas, hanya mendapati seorang siswa membawa rokok,” ujarnya.

Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin kedepan, yang akan terus dilanjutkan ke sekolah lainnya. Menurut Faisal, jika pun nanti ada siswa yang kedapatan menggunakan narkoba, maka mereka akan diberi pembinaan. Pihak kepolisian dan BNN dilibatka supaya mereka dapat mencari jarinan pengedar narkoba ke kalangan siswa.

Selain itu, dinkes juga melakukan tes nikotin rokok dalam tubuh siswa. Hasilnya beberapa siswa yang merokok mendapati tubuh memiliki kadar nikotin yang tinggi. Kegiatan merupakan program memberantas penggunaan narkoba di kalangan pelajar, sehingga menciptakan Banda Aceh yang bbas narkoba.

Kepala BNN Banda Aceh, Hasnanda Putra mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan pelajar. BNN juga akan rutin melaksanakan penyuluhan supaya siswa menjauhi narkoba.

Razia narkoba ke dua sekolah itu dipimpin Wakil Wali Kota (Wawalko) Banda Aceh, Zainal Arifin. “Alhamdulillah sejauh ini tidak ada narkoba yang ditemukan pada razia tersebut. Namun saya prihatin karena ada satu-dua siswa yang kadar nikotin di paru-parunya sudah pada level merah,” ujar Cek Zainal--sapaan akrab wakil wali kota itu.

Dijelaskan, meski tidak ditemukan siswa yang membawa narkoba, namun beberapa siswa kedapatan membawa rokok di dalam tasnya. “Saya mengimbau kepada para siswa agar tidak ikut-ikutan merokok, yang dapat menjadi salah satu pintu bagi masuknya narkoba. Biasanya ini karena pergaulan,” imbuh Cek Zainal.(rel/rul)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved