Pameran Budaya "Gere Pora Saman" Tampilkan Foto, Asesoris dan Video Saman

Pameran berlangsung 2-5 Oktober 2018. Berlangsung mulai pagi sampai petang. Terbuka untuk semua kalangan.

Pameran Budaya
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Dua grup Saman memainkan "bejamu saman" pada pembukaan Festival Budaya Saman di Kemendikbud Jakarta, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Sebagai rangkaian dari Festivap Budaya Saman 2018, juga digelar pameran budaya bertajuk "Gere Pora Saman" di Gedung A Lantai I, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Pameran berlangsung 2-5 Oktober 2018. Berlangsung mulai pagi sampai petang. Terbuka untuk semua kalangan.

Pameran "Gere Pora Saman" kerjasama Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya [@wardibudaya] dan Duta Saman Institute [@dutasaman_official].

Baca: Ibu Tien Soeharto Pernah Minta Pemprov Aceh Bawa Tari Saman, tapi yang Dikirim Malah Tari Meuseukat

Aminulah, Direktur Duta Saman Institute menjelaskan pameran berisi foto-foto saman, kain lhas Gayo, kerawang, baju saman, asesoris dan kelengkapan saman, dan kumpulan video tentag saman.

"Keterangan apa itu saman, dan saat kapan saja saman iru dilaksanakan,dan berbagai dokumen saman lainnya digelar diarena pameran. Ini sebuah pengetahuan kepada publik, mengenai saman," kata Aminulah, yang bersama Duta Saman Institute mendirikan sekolah saman di Jabodetabek dan memberi kursus saman kepada berbagai kalangan, termasuk warga asing.

Festival Budaya Saman dibuka di Jakarta pada 2 Oktober 2018 oleh Dirjen Kebudayaan Hilmae Farid.

Festival Buday Saman diisi dengan seminar saman, pamera budaya saman, pertunjukan sama dua hari dua malam atau san roa lo roa ingi, workshop saman, kompetisi kerawang, musik etnik, saman bale asam dan lain-lain.

Baca: Perbedaan Tari Saman dengan Ratoeh Jaroe yang Disajikan di Pembukaan Asian Games 2018

Kecuali seminar saman dan paneean bidaya saman, kegiatan lainnya berlangsung di Belangkejeren Gayo Lues, melibatkan 11 kecamatan.

Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin S.Sos, menjelaskan, Festival Budaya Saman merupakan kerjasama Kemendikbud dan Pemkab Gayo Lues dalam program Platform Indonesiana.

Di Provinsi Aceh, Platform Indonesiana hanya berlangsung di Gayo Lues.

"Selanjutnya, kita mendorong lahirnya Saman Centre yang kelak menjadi puesat saman sedunia," kata Syafruddin. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved