Puteh Cabut Gugatan di DKPP

Calon anggota DPD RI asal Aceh, Abdullah Puteh akhirnya mencabut gugatannya terhadap Komisi Pemilihan Umum

Puteh Cabut Gugatan di DKPP
SERAMBITV.COM
Abdullah Puteh 

JAKARTA - Calon anggota DPD RI asal Aceh, Abdullah Puteh akhirnya mencabut gugatannya terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Puteh resmi memaafkan 14 komisioner KPU dan KIP yang sebelumnya digugat.

Pencabutan pengaduan itu disampaikan Kuasa Hukum Abdullah Puteh, Zulfikar Sawang dalam sidang perdana DKPP yang digelar di Jakarta, Rabu (3/10).

“Saat ini, nama Abdullah Puteh telah dimasukkan dalam daftar calon tetap atau DCT. Maka demi kelancaran pelaksanaan pemilu, Abdullah Puteh menyimpulkan untuk tidak memperpanjang permasalahan ini dengan harapan KIP Aceh maupun KPU RI dapat melaksanakan fungsi penyelenggaraan pemilu dengan baik dan konstitusional,” ujar Zulfikar Sawang.

Zulfikar Sawang menjelaskan, pengaduannya kepada DKPP terhadap KPU dan KIP Aceh, untuk memperjuangkan hak politik dan hak demokrasi Abdullah Puteh yang tersandera ketika KIP Aceh/KPU RI tidak memasukkan nama Abdullah Puteh dalam DCS (daftar calon sementara).

Seperti diketahui, Abdullah Puteh resmi melaporkan komisioner KPU dan komisioner KIP Aceh ke DKPP, Senin 27 Agustus 2018. Laporan itu didaftarkan kuasa hukumnya Zulfikar Sawang dan Darwis di Kantor DKPP, Jakarta. Pendaftaran aduan Abdullah Puteh itu diterima oleh staf DKPP dengan nomor 01-27/VIII/PP.01/2018.

Abdullah Puteh mengadukan komisioner KPU dan KIP Aceh ke DKPP karena kedua lembaga itu dinilai telah bertindak zalim lantaran tidak menjalankan keputusan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh yang memerintahkan KIP Aceh memproses kembali pendaftaran Abdullah sebagai calon anggota DPD RI. Puteh sendiri awalnya dicoret oleh KIP Aceh karena melanggar PKPU lantaran dirinya pernah menjadi napi koruptor.

Abdullah Puteh yang juga hadir di persidangan, membenarkan dan menyetujui pencabutan pengaduan tersebut, seraya menyampaikan bahwa telah memaafkan seluruh teradu. “Saya telah memaafkan para teradu, yakni komisioner KIP Aceh dan komisioner KPU. Saya harapkan pemilu berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Abdullah Puteh.

Sementara itu, Komisioner KIP Aceh, Agusni AH mengatakan, sejak awal nama Abdullah Puteh memang tidak masuk dalam daftar calon sementara (DCS) calon anggota DPD RI, karena pencalonan Puteh bertentangan dengan PKPU Nomor 20.

“Menyusul adanya putusan MA dan kami taat akan segala regulasi dan perundang-undangan yang berlaku, akhirnya Abdullah Puteh kami masukkan dalam DCT sebagai calon DPD untuk mewakili Aceh,” kata Agusni.

Pihak KIP Aceh mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas proses hukum yang dijalankan semua pihak termasuk Panwaslih Aceh dan Abdullah Puteh sampai akhirnya mencabut gugatannya sebagaimana dilakukannya pada sidang perdana di DKPP hari ini. “Beliau bersama pengacaranya membuat pernyataan pencabutan gugatan dimaksud,” pungkas Agusni AH. (fik/dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved