Al Urwatul Wutsqa ‘Angkat Koper’

Perjuangan juara Regional Sumatera 1 Aceh, Al Urwatul Wutsqa di Liga Santri Nusantara (LSN) Seri Nasional Tahun 2018

Al Urwatul Wutsqa ‘Angkat Koper’
PEMAIN dan ofisial Al Urwatul Wutsqa foto bersama di Kompleks Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (4/10).

* Liga Santri Nusantara 2018

SURAKARTA - Perjuangan juara Regional Sumatera 1 Aceh, Al Urwatul Wutsqa di Liga Santri Nusantara (LSN) Seri Nasional Tahun 2018, akhirnya terhenti di babak 16 besar. Skuad asal Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara itu gagal melangkah ke perempatfinal setelah takluk 0-2 dari wakil Regional Jawa Timur 4 Madura, Al Asror di Stadion Mini Kota Barat, Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Kamis (4/10) sore.

Al Urwatul Wutsqa melakoni laga tersebut dengan materi timpang. Sebab, selain dua andalan mereka yaitu Faizun dan Muhammad Sultan, tak bisa tampil karena terkena kartu merah pada laga terakhir Grup E, Rabu (3/10), beberapa pemain juga bermain dalam kondisi tidak fit.

Akibatnya, tim besutan Samsul Bahri dan Ikhsan Zulkifli itu tampil kurang maksimal. Buktinya, sepanjang babak pertama, Ilham Mahfudzillah, Rahmad Riski, Muhammad Mikail, Qismullah, dan Muhammad Halim cs, sering kehilangan bola. Hanya sesekali serangan yang mereka lakukan mengancam gawang Al Asror yang dikawal Syafiq Januar.

Saat laga baru berjalan lima menit, gawang Al Urwatul Wutsqa yang dijaga Muhammad Ambiya sudah bergetar. Pasukan Pamekasan, Madura ini unggul 1-0 melalui tendangan bebas Suwarno dari sisi kanan pertahanan Krueng Mane.

Setelah gol itu, kubu Al Urwatul Wutsqa yang dimanajeri Ade Zulfadhli coba menekan pertahanan lawan yang bermaterikan Achmad Fauzi, Kholilurrahman, Hilman Haradi, Fery Ardiansyah, dan Faraz Nurfaizi. Tapi, lagi-lagi serangan punggawa Krueng Mane kurang tajam sehingga gagal mencetak gol. Malah, menjelang babak pertama usai, gawang Ambiya kembali bobol akibat sepakan Ahmad Baidawi. Skor 2-0 untuk Al Asror bertahan hingga turun minum.

Setelah mendapat suntikan semangat dari pelatih dan manajer pada waktu istirahat, anak-anak Al Urwatul Wutsqa semisal Mulya Munizar, Muhammad Haikal Aqshar, Adami, dan Revia Ajral Saputra, langsung menyajikan permainan menyerang di babak kedua. Mereka terus mengurung pertahanan lawan.

Pada menit 60, Al Urwatul Wustqa nyaris memperkecil kekalahan andai tendangan jarak jauh Muhammad Mikail tak membentur mistar gawang Al Asror. Strategi ‘parkir bus’ yang diterapkan kubu Pamekasan juga sulit ditembus talenta Krueng Mane. Hasilnya, keunggulan As Asror bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Manajer Al Urwatul Wutsqa, Ade Zulfadhli menyampaikan permohonan maaf karena timnya gagal melaju ke perempat final. “Anak-anak sudah bermain maksimal, tapi kita belum beruntung. Karena beberapa pemain inti kita tak bisa tampil,” ungkap Ade Zulfadhli didampingi Wakil Manajer, Syech Mulyadi.

Ade Zulfadhli juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu timnya hingga bisa mengikuti Liga Santri Nusantara (LSN) Seri Nasional Tahun 2018. “Meski gagal ke perempatfinal, tapi sebelum pulang ke Aceh kami tetap membawa pemain refreshing ke beberapa tempat di Solo dan Jakarta,” pungkas Ade Zulfadhli.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved