DKP Pidie Jaya Fokus Kembangkan Lahan Garam 183 Ha, Ini Lokasinya
"Saya berharap program ini dapat terwujud demi memberdayakan ekonomi warga pesisir di Pijay,"
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Setelah melakukan pengembangan lahan garam di Lancang Paru pada awal tahun lalu.
Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) Pidie Jaya (Pijay) dalam tahun 2018 ini melakukan pengembangan lahan garam seluas 183,25 Hektare yang tersebar di empat kecamatan.
"Program pengembangan lahan garam itu guna menjadikan Kabupaten Pijay sebagai sentra penghasil garam di pulau Sumatera," kata Kepala DKP Pijay, Ir H Kamaluddin kepada Serambinews.com, Minggu (7/10/2018).
Baca: Pemkab Pidie Sudah Salurkan Dana PKH Rp 58 Miliar untuk 39.648 Penerima, Ini Harapan Wabup
Dirincikan Kamaluddin, ke-183,25 Ha lahan pengembangan lahan garam tersebut itu masing-masing terdapat di tiga ganpong di Kecamatan Bandar Baru, yaitu Cut Nyong 57,6 H, Baroh Lancok 22 Ha, danbParu Cot 25,95 Ha.
Di Kecamatan Panterja hanya satu gampong, yaitu Mesjid Panteraja dengan luas 29,15 H, Kecamatan Trienggadeng di Gampong Cot Lheu Rheng dengan luas 21,95 Ha, dan Gampong Grong-grong Capa Kecamatan Ulim dengan luas 26,6 Ha.
Pengembangan lahan produksi garam ini dengan sistem geomembran pada empat kecamatan itu dimaksudkan untuk menjadikan Pijay penghasil garam atau produksi terbesar di Pulau Sumatera.
Menurut Kamaluddin, program pengembangan lahan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Baca: Penuhi Bibit Udang dan Ikan, DKP Pidie Jaya Bangun Kembali BBMSF Setelah Hancur Akibat Gempa 2016
Hal ini dibuktikan dengan turunnya tim verifikasi secara langsung ke enam gampong dari empat kecamatan selama satu pekan terakhir ini.
Mereka melihat secara ril lahan 183,25 Ha lahan yang diusulkan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Pijay.
"Saya berharap program ini dapat terwujud demi memberdayakan ekonomi warga pesisir di Pijay," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-garam_20180211_202551.jpg)