Kemendikbud Gelar Program Guru Mitra di Aceh Besar

Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar ‘Program Guru Mitra’ yang bertujuan

Kemendikbud Gelar Program Guru Mitra di Aceh Besar
DIRJEN GTK Kemendikbud RI, Wasis AriwardoyoST MM menyerahkan plakatTutwuri Handayani kepada Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar MSidalam acara Sosialisasi danWorkshop Pemerataan Mutu Pendidikan Program Kerjasama Guru SMP di Hotel Sulthan Banda Aceh, Kamis (11/10). 

BANDA ACEH - Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar ‘Program Guru Mitra’ yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Khusus Provinsi Aceh, pada tahun 2018 ini, program tersebut digelar di Aceh Besar dan Pidie yang diperuntukkan bagi guru jenjang SMP.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar MSi yang mewakili Bupati Ir Mawardi Ali saat membuka acara Sosialisasi dan Workshop Pemerataan Mutu Pendidikan Program Kerjasama Guru SMP Melalui Kemitraan di Hotel Sulthan Banda Aceh, Kamis (11/10), mengatakan, pemkab sangat berterima kasih kepada Kemendikbud yang sudah melaksanakan program itu untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi guru.

“Sekarang sudah memasuki era revolusi industri 4.0, era serba digital dan internet. Jadi, para guru harus mengikuti perkembangan zaman, harus update informasi, komunikasi harus terjalin dengan sesama guru untuk saling sharing informasi demi peningkatan mutu dan kompetensi dalam proses pembelajaran di sekolah,” ujar Iskandar.

Sekda menekankan, untuk mencapai keberhasilan dan peningkatan mutu pendidikan, hal yang tidak boleh dikesampingkan adalah kedisiplinan. Untuk itu, para guru dituntut bisa mengatur dan membagi waktu agar tugas utama sebagai pendidik terbengkalai karena lebih mengedepankan kegiatan yang lain.

Kadisdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg mengungkapkan, program kemitraan itu adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan mutu dan kompetensi guru. “Sebenarnya, program kemitraan ini bukan hal baru bagi saya. Sebab, sewaktu masih sebagai dosen UIN Ar-Raniry, sudah beberapakali bertemu dengan pihak Kemendikbud dan juga terlibat dalam program Active Teacher. Jadi, begitu disampaikan mengenai akan adanya program kerjasama kemitraan guru SMP, langsung kami setujui dan kami terima dengan terbuka,” ulas Silahuddin.

Kadisdikbud menambahkan, ada tiga hal penting yang harus digarisbawahi para guru. Pertama, metode lebih penting dari teori, kedua kehadiran guru ke sekolah merupakan yang penting, serta yang ketiga adalah, bahwa mengajar itu bagian dari amanah, sehingga harus dikerjakan dengan ikhlas.

Sedangkan, Tarma MPd dari Kemendikbud mengutarakan, program guru mitra itu diinisiasi oleh Anas M Adam sewaktu masih menjabat sebagai Dirjen GTK Kemendikbud. “Program kemitraan ini maksudnya adalah kesejajaran, di mana sesama guru saling belajar bertemu untuk berbagi ilmu dan pengalaman,” ucapnya.

Sementara itu, acara Sosialisasi dan Workshop Pemerataan Mutu Pendidikan Program Kerjasama Guru SMP yang dilaksanakan Direktorat Pembinaan Guru Dikdas tersebut diikuti 88 guru dan berlangsung selama satu hari penuh. Turut hadir pada acara pembukaan, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd, dan Kepala Seksi Guru dan Ketenagaan, Fakhriadi SPd, beserta staf Disdikbud Aceh Besar lainnya.(pon/rel)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved