Baksos Unsyiah di Aceh Jaya Berakhir

Bakti sosial (Baksos) Terintegrasi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya sejak 7-12 Oktober 2018 telah berakhir

Baksos Unsyiah di Aceh Jaya Berakhir
Foto Unsyiah.ac.id
Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 

BANDA ACEH - Bakti sosial (Baksos) Terintegrasi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya sejak 7-12 Oktober 2018 telah berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung di Aula Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Jaya, Jumat sore (12/10) yang dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dekan fakultas, dan civitas akademika Unsyiah.

Wakil Rektor IV Unsyiah, Dr Hizir dalam rilis yang diterima Serambi, kemarin mengatakan, kegiatan itu melibatkan 12 fakultas, 3 unit kerja, serta ratusan mahasiswa dan civitas akademika Unsyiah itu merupakan bentuk kepedulian Unsyiah terhadap masyarakat Aceh. “Semangat ini sejalan dengan para pendiri Unsyiah yang berharap agar kampus tertua di Aceh ini dapat mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.

Hizir optimis baksos di Aceh Jaya akan terus berlanjut dengan bentuk program berbeda, di antaranya program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun 2019. “Kami ingin kegiatan baik ini terus berlanjut, salah satunya dengan mengirim mahasiswa KKN ke Aceh Jaya, sehingga mereka dapat melihat dan mengidentifikasi potensi di kabupaten ini,” ujarnya.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S mengapresiasi Unsyiah yang telah memilih Aceh Jaya sebagai lokasi kegiatan. Dia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Terlebih lagi, menurutnya, Aceh Jaya masih membutuhkan saran dan pemikiran demi pembenahan ke arah yang lebih baik.

Ketua panitia, Dr Hajjul Kamil SKp MKep mengatakan, ada 80 kegiatan yang berhasil diselenggarakan selama baksos. Kegiatan yang diselenggarakan melibatkan hampir semua disiplin ilmu yang dimiliki Unsyiah, seperti perekonomian, pertanian, kesehatan, pendidikan, sampai mitigasi bencana. “Segala kegiatan ini nantinya akan dikemas dalam bentuk laporan sebagai bahan rekomendasi bagi pemerintah setempat,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, sebanyak 138 mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep Unsyiah) memberi penyuluhan kesehatan di Kabupaten Aceh Jaya, 8-10 Oktober 2018. Pada kesempatan itu, mahasiswa memberi penyuluhan kesehatan kepada siswa, ibu hamil dan menyusui, dan diakhiri dengan pengobatan massal bagi masyarakat sekitar.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved