Banjir dan Longsor Hantam 11 Kecamatan di Madina, 18 Orang Meninggal dan 21 Rumah Hanyut

Sejauh ini posko yang didirikan Kecamatan Natal sudah menerima laporan korban meninggal 18 orang, korban hilang 10 orang dan 21 rumah hanyut.

Banjir dan Longsor Hantam 11 Kecamatan di Madina, 18 Orang Meninggal dan 21 Rumah Hanyut
(TRIBUN MEDAN/HO)
Desa Sikara-kara IV Madina, Terisolir Pascabanjir Bandang. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Banjir disertai longsor di Kabupaten Mandailingnatal (Madina), Sumatera Utara, merenggut korban jiwa 18 orang.

Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis dalam rilisnya yang diterima Serambinews.com, menyebut banjir dan longsor ini terjadi di Desa Ulupungkut pada Jumat (12/10/2018) petang.

Menurutnya, ada 24 desa yang tersebar di 11 kecamatan yang berdampak langsung bencana alam ini.

CPNS 2018 - H-2 Jelang Penutupan Pendaftaran, BKN Bagikan Langkah Atasi File Corrupt

CPNS 2018 - Daftar Lima Instansi Pusat dengan Jumlah Pelamar Paling Sedikit

CPNS 2018 - BKN Beri Pengumuman Penting, Pelamar Diminta Unggah Ulang Dokumen di sscn.bkn.go.id

Sejauh ini, posko yang didirikan Kecamatan Natal sudah menerima laporan korban meninggal 18 orang, korban hilang 10 orang dan 21 rumah hanyut.

"Sepuluh korban hilang tertimbun material longsor. Proses pencarian masih terus dilakukan," kata Riadil, Sabtu (13/10/2018).

Saat tim evakuasi yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Marinir dan masyarakat masih terus bergerak mencari korban sekaligus menyalurkan bantuan.

"Diimbau masyarakat untuk sementara menjauhi sungai," pesan Riadil.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved