Diskominfotik Latih Admin Suwarga

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Banda Aceh menggelar pelatihan

Diskominfotik Latih Admin Suwarga
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh menggelar pengawasan dan pendataan warung internet (warnet). Mereka turun ke lapangan dengan memantau di kawasan Jalan Kampus Serambi Mekkah-Unmuha Gampong Batoh, Banda Aceh, Selasa (28/8/2018) 

BANDA ACEH - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Banda Aceh menggelar pelatihan untuk admin aplikasi suara warga (Suwarga). Pelatihan itu berlangsung, Jumat (12/10) di aula Diskominfotik, Banda Aceh.

Pemko Banda Aceh saat ini terus mengembangkan aplikasi suwarga, jika sebelumnya hanya bisa diakses melalui web, saat ini sudah dikembangkan untuk versi mobile (android). Tujuannya supaya semakin banyak menampung laporan dan aspirasi warga yang dikirim melalui aplikasi tersebut.

Dalam pelatihan itu, setiap SKPK dibawah jajaran Pemko Banda Aceh mengirim peserta yang merupakan admin aplikasi. Mereka supaya semakin mahir dalam mengelola sistem aplikasi tersebut. Sehingga jika ada laporan warga yang masuk melalui aplikasi, maka dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh instansi berkaitan dengan laporan.

Kepala Diskominfotik, Bustami SH mengatakan, untuk mendukungan pengembangan aplikasi supaya semakin baik dalam melayani masyarakat. Maka pihaknya menmberi pelatihan kepada admin, yang mewakili sejumlah instansi.

“Nanti laporan yang masuk dari masyarakat, akan segera diverifikasi oleh admin utama, selanjutnya diarahkan kepada admin suwarga ditingkat SKPD untuk ditindaklanjuti,” ujar Bustami.

Dikatakannya, tugas dan tanggung jawab admin suwarga selain menindak lanjuti pengaduan warga, juga bertanggung jawab terhadap proses penginputan laporan. Menurutnya, pengembangan aplikasi suwarga tersebut untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi atau laporannya terkait berbagai permasalahan yang muncul di Kota Banda Aceh.

“Aspirasi maupun laporan masyarakat bisa disampaikan dengan tulisan maupun foto. Termasuk laporan dari titik kejadian berlangsung,” ujar Bustami yang didampingi Kepala Bidang Smart City Diskominfotik, Drs Rahmad Kadafi MM.

Tenaga ahli programmer Diskominfotik, Rizwan Saputra dalam paparannya menyebutkan tugas admin utama adalah memverifikasi laporan yang kemudian SKPD menindak lanjuti laporan yang masuk tersebut. Ia berharap kedepan tidak ada warga yang kecewa karena laporan tidak direspons pemerintah. Warga Banda Aceh dimbau segera mengunduh aplikasi Suwarga yang saat ini sudah tersedia playstore.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help