Jalan Raya Alue Manggota Terendam Banjir

Arus lalu lintas dari dua arah terganggu akibat banjir kiriman merendam badan jalan raya lokasi Desa Alue Manggota

Jalan Raya Alue Manggota Terendam Banjir
SEJUMLAH kendaraan mengarungi banjir yang merendam jalan di lokasi Alue Diwi, Gampong Teungoh, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, akibat hujan lebat yang terjadi Kamis (4/10). 

BLANGPIDIE - Arus lalu lintas dari dua arah terganggu akibat banjir kiriman merendam badan jalan raya lokasi Desa Alue Manggota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (12/10). Banjir yang kerap terjadi itu akibat hujan lebat mengguyur sejak sore kemarin.

Curah hajan tinggi terjadi di Kabupaten Abdya lebih sepekan terakhir. Seperti biasa, banjir luapan bukan saja merendam kawasan pemukiman warga, melainkan badan jalan raya di sejumlah titik sehingga menyulitkan pengguna jalan. Badan jalan raya terparah terendam banjir kiriman adalah Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya atau sekitar 3 km dari Kota Blangpidie arah Tapaktuan, Aceh Selatan.

Pantauan Serambi di lokasi, banjir merendam badan jalan raya sepanjang sekitar 100 meter di lokasi Dusun Melati, Desa Alue Mangota. Belasan rumah warga di lokasi dusun tersebut juga masuk air berwarna kuning itu. Banjir kiriman dengan ketinggian semata kaki sampai lutut sangat menggangu arus lalu lintas.

“Banjir kali ini, merupakan yang keempat kali selama tiga bulan terakhir,” kata Syarkawi, warga Dusun Melati kepada Serambi. Arus kendaraan roda empat dari arah Blangpidie ke Tapaktuan dan sebaliknya harus antre untuk melewati banjir yang merendam badan jalan raya di Desa Alue Mangota.

Beberapa sepeda motor (sepmor) yang nekat melintas akhirnya mogok dalam genangan banjir, kemudian harus mendorong sepmor keluar dari genangan banjir. Syarkawi menyebutkan banjir kiriman yang terjadi berulang-ulang tersebut berasal dari Gunung Alue Manggota, kemudian mengalir melalui saluran sampai lokasi badan jalan raya di Dusun Melati.

Tapi, saluran yang membentuk huruf ‘T’ di lokasi badan jalan raya sangat sempit dan dangkal sehingga air melimpah ke atas badan jalan, termasuk menggenangi sejumlah rumah warga di lokasi. Kepala Badan BPBK Abdya Amiruddin sore kemarin menjelaskan, pihaknya bersama anggota sedang melakukan pemantauan lapangan.

Kecuali badan jalan raya di Desa Alue Manggota, Kecamatan Blangpidie, banjir luapan juga terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Setia, Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil. Di Kecamatan Setia antara lain di Desa Ujong Tanoh. Sedangkan di Kecamatan Tangan-Tangan antara lain Desa Drien Jalo, Drien Kipah, Desa Mesjid.

Sedangkan di Kecamatan Lembah Sabil terutama di Desa Tokoh II dan Alue Alue Rambot. Badan jalan raya lokasi perbatasan Desa Meurandeh dengan Desa Cot Ba U, Kecamatan Lembah Sabil juga terendam banjir kiriman.

Lokasi ini menjadi langganan banjir termasuk merendam sejumlah warga terdekat akibat gorong-gorong pada jembatan plat beton di lokasi sangat kecil sehingga tidak mampu menampung debit air dalam jumlah besar mengalir dari pengunungan.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help