MES Aceh Bentuk Cabang

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat

MES Aceh Bentuk Cabang
SERAMBI/FIRDAUS D
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, Aminullah Usman bersama bersama Sekretaris dan Bendahara MES Aceh, Sugito dan Haizir Sulaiman didampingi Pimimpin Perusahaan Serambi Indonesia Mohd Din (dua kanan) saat bersilaturrahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (12/10). SERAMBI/FIRDAUS D 

* Di Seluruh Kabupaten/Kota

BANDA ACEH - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dalam bermuamalah sesuai syariah, termasuk dalam berekonomi. Sebab sejak Aceh menerapkan syariat Islam pada 2002, hampir semua praktik ekonomi di Aceh masih menganut sistem konvensional, bukan sistem syariah.

“Sebab masyarakat Aceh secara umum dalam bermuamalah belum begitu memahami ekonomi syariah,” kata Ketua Umum MES Aceh, Aminullah Usman saat bersilaturrahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (12/10).

Aminullah datang bersama Sekretaris dan Bendahara MES Aceh, Sugito dan Haizir Sulaiman, Wakil Sekretaris, Saiful Mar, pengurus MES Aceh T Hanansyah, dan Mufied Alkamal selaku panitia pelantikan pengurus MES dan roadshow asuransi syariah. Mereka disambut oleh Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, Sekretaris Redaksi, Bukhari M Ali, Manajer Promosi M Jafar, dan Manajer Percetakan Umum, Firdaus D.

Aminullah menjelaskan, agar ‘kampanye’ ekonomi syariah meluas dan memasyarakat, maka MES Aceh akan membentuk kantor cabang di seluruh Aceh. Menurut Aminullah, pengurus MES memiliki tanggungjawab untuk memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat, seperti slogan MES itu sendiri.

“Sudah menjadi tugas kita memberikan pemahaman kepada masyarakat Aceh agar dalam bermuamalah mereka beralih ke sistem syariah, termasuk di bidang ekonomi. Sangat kita sayangkan ketika negeri kita berlaku syariah, tapi dalam melaksanakan ekonomi syariah masih tanggung-tanggung,” ujarnya.

Dia menyebutkan, saat ini masih banyak masyarakat yang menggunakan lembaga keuangan, koperasi, hingga asuransi yang bersistem konvensional. Padahal, dalam sistem konvensional tersebut terjadinya praktik riba yang secara agama sangat dilarang. Karena itu, diperlukan peran pemerintah dalam melahirkan lembaga yang beroperasi secara syariah.

“Dengan demikian, insyaallah masyarakat kita bisa memahami mana riba mana yang tidak. Di smaping itu, saya juga harapkan MES bisa terus mengembangkan unit kerjanya sehingga masyarakat bisa dengan cepat memahami tentang konsep ekonomi syariah dalam bermualah,” pungkasnya.

Hari Ini Pengurus Dilantik
Dalam silaturrahmi itu, Aminullah juga menyampaikan bahwa MES Aceh baru saja menggelar musyarawah wilayah dan pemilihan ketua baru yang dijabat oleh dirinya. Dia mengatakan, pengurus MES Aceh periode 2018-2021 akan dilantik oleh Wakil Ketua III MES Pusat, M Syakir Sula di di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota, Sabtu (13/10) hari ini.

Selain acara pelantikan, juga ada acara seminar roadshow asuransi syariah yang menghadirkan beberapa pemateri. Acara tersebut dipastikan akan dihadiri 230 peserta dari unsur akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help