Plt Gubernur Diminta Evaluasi SKPA

Gerakan Anti Korupsi Aceh (GeRAK) Aceh meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi Aceh (GeRAK) Aceh meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah segera mengevaluasi kinerja para Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), menyusul masih adanya 833 proyek fisik APBA 2018 se-Aceh yang dinilai masuk kategori kritis atau realisasinya masih di bawah 45 persen.

“Plt Gubernur perlu lakukan evaluasi internal SKPA. Terkait daya serap anggaran yang masih rendah, Pemerintah Aceh perlu lakukan kajian strategis untuk mendongrak realisasi anggaran,” kata Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani yang diwawancarai Serambi kemarin, terkait berita sebelumnya “833 Proyek APBA Dinilai Kritis”.

Menurut Askhalani, memang kondisi serapan anggaran saat ini tidak begitu mengejutkan, sebab kondisi ini sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang kemudian berimplikasi langsung pada kinerja ASN. Di antaranya proses penangkapan dan pemeriksaan oleh KPK. Kemudian ganti jabatan eselon 3 dan 4, serta munculnya ketidak percayakan antara pimpinan dan bawahan

“Walaupun ada faktor tertentu, tapi ini tetap bukan menjadi alasan bahwa kondisi hari ini dibiarkan dan butuh kinerja ekstra dari Plt untuk melakukan evalusi dan percepatan implementasi APBA. Karena jika dibiarkan dapat dipastikan akhir tahun akan cukup tinggi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa),” kata Askhalani.

Kemudian dalam hal lain, Plt Gubernur Aceh juga diingatkan untuk lebih konsen bicara evaluasi anggaran dibandingkan perjalanan ke luar. Bahkan GeRAK mengingatkan, kalau perlu, Plt Gubernur tegas mendesak kepala SKPA untuk tidak melakukan perjalanan dinas, jika daya serap APBA masih rendah.

GeRAK Aceh juga mendesak Plt Gubernur untuk dapat memberi sanksi tegas dan reward kepada SKPA sesuai dengan kinerja. “Ini perlu dilakukan karena saat ini banyak SKPA yang berkinerja rendah dan tidak sesuai target sebagaimana yang diharapkan publik,” pungkas Askhalani.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pengamat politik dan pemerintahan, Taufik A Rahim kepada Serambi kemarin. Menurutnya, Nova Iriansyah selaku Plt Gubernur Aceh harus segera mengevaluasi kinerja SKPA.

Menurutnya, jika menyimak laporan resmi Pemerintah Aceh tentang realisasi belanja anggaran APBA 2018 akhir September, realisasi baru mencapai 41,5% dan saat ini sudah mencapai 45 % dari nominal 15,084 triliun. “Ini menunjukkan kinerja yang buruk Pemerintah Aceh pascareformasi dan perubahan sistem pemerintahan pasca damai 2005 dengan penerapan UUPA tahun 2006,” katanya.

Seperti diberitakan Serambi, 833 proyek fisik APBA 2018 se-Aceh dinilai masuk kategori kritis atau realisasinya masih di bawah 45 persen. Oleh karena itu, Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, memerintahkan Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) bersama kepala bidang terkait agar serius dan sering turun ke lapangan meninjau pelaksanaan proyek tersebut. (dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help