Seorang DPO Penculik Diringkus di Aceh Barat

Aparat Jatanras Ditreskrimum dan BKO Satuan Brimob Polda Aceh bersama Polres Aceh Utara dan Aceh Barat meringkus pria berinisial R

Seorang DPO Penculik Diringkus di Aceh Barat
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi 

LHOKSUKON – Aparat Jatanras Ditreskrimum dan BKO Satuan Brimob Polda Aceh bersama Polres Aceh Utara dan Aceh Barat meringkus pria berinisial R, warga Aceh Barat yang diduga terlibat penculikan M Azwani (38), warga Desa Alue Seumambu, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara tiga hari lalu. Pelaku kabur ke Aceh Barat bersama tiga pria lainnya.

Dengan diringkusnya R, hingga kini polisi sudah mengamankan dua dari empat pelaku yang terlibat dalam kasus penculikan tersebut. Sebelumnya polisi menangkap SL (60), warga Sidomulyo namun pria tersebut sedang diproses dalam kasus sabu.

Seperti diberitakan, Azwani diculik oleh komplotan pria berjumlah empat orang, dua di antaranya bersenjata api (senpi) di kawasan desa tersebut ketika korban pulang dari Lhoksukon menggunakan sepeda motor bersama temannya pada 7 September 2018. Namun, teman korban berhasil kabur ke kebun kelapa sawit di kawasan itu.

Azwani dibawa dengan kondisi mata dilakban menggunakan mobil Avanza hitam. Lalu, pada 8 September 2018, istri korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

Sehari kemudian korban pulang namun polisi masih menyelidiki apakah korban dibebaskan atau kabur dari komplotan tersebut. “Setelah kita lakukan proses penyelidikan diketahui pelaku kabur ke kawasan Aceh Barat. Kemudian bersama tim Jatanras Polda Aceh dan dibantu tim Polres Aceh Barat kita berhasil menangkapnya,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi, Jumat (12/10).

Sedangkan dua pria lain yang terlibat dalam kasus tersebut sampai sekarang masih diburu. Diduga kedua pria yang sudah masuk DPO tersebut memiliki senjata api.

Terlibat curanmor
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara juga menginformasikan, setelah ditangkap pria berinisial R diserahkan ke Polres Aceh Jaya karena sebelumnya sudah ditetapkan dalam DPO Polres Aceh Jaya dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

“Nanti setelah proses kasusnya di sini selesai, baru kita bawa pulang ke Aceh Utara untuk diproses dalam kasus penculikan. Apalagi petugas juga masih memburu dua pria lain,” pungkas Iptu Rezki Kholiddiansyah.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help