Donald Trump 'Ngamuk' karena India Abaikan Larangan Beli Rudal Rusia dan Minyak Mentah Iran

Berdasarkan kesepakatan itu, pemerintah India akan melakukan pembayaran untuk pengiriman minyak dari Iran dalam mata uang rupee.

Donald Trump 'Ngamuk' karena India Abaikan Larangan Beli Rudal Rusia dan Minyak Mentah Iran
Kevin Lim/The Straits Times via Anadolu Agency
Presiden AS Donald Trump memperlihatkan dokumen yang ditandatanganinya dalam pertemuan bersejarah dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di Singapura, Selasa (12/6/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Setelah China, kini giliran India yang jadi sasaran pemberian sanksi karena dianggap telah bekerja sama dengan 'musuh' AS.

Kamis (11/10) kemarin, Donald Trump berjanji India akan segera melihat keputusannya mengenai hukuman yang akan diterima India setelah memutuskan untuk membeli rudal S-400 dari Rusia.

Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert, Pemerintah AS sangat berhati-hati perihal keputusan India untuk membeli minyak dari Iran dan rudal Rusia S-400.

Nauert mencatat bahwa dia sebelumnya telah melihat laporan India yang terus membeli minyak dari Iran, topik yang dia katakan telah dibicarakan selama kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke India bulan lalu.

Baca: Bunuh 612 Gadis Muda, Elizabeth Báthory Gunakan Darah Korban untuk Mandi

Nauert mengatakan bahwa Trump akan mengurus hal tersebut.

Pernyataan Nauert datang setelah Trump berjanji bahwa India 'akan segera mengetahui' keputusannya meluncurkan langkah-langkah hukuman di bawah CAATSA setelah India memutuskan menghabiskan lebih dari $AS 5 miliar untuk rudal S-400 Rusia.

Ketika ditanya kapan tepatnya India akan mendapat ganjaran, Trump berkata: "Kamu akan lihat. Lebih cepat dari yang kamu kira."

Meskipun negara-negara yang melakukan transaksi dengan 'musuh' AS tunduk pada sanksi di bawah CAATSA, sebenarnya Trump memiliki hak untuk memberikan pembebasan pada India.

Oleh karena itu, AS dapat memilih untuk secara efektif mengabaikan kesepakatan senjata antara India dengan Rusia.

Baca: Bunuh 612 Gadis Muda, Elizabeth Báthory Gunakan Darah Korban untuk Mandi

Juru bicara Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa Rusia dan India telah menandatangani kesepakatan senilai $AS 5,4 miliar (Rp82 triliun) untuk rudal S-400 Rusia.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved