Pekan Ini, Polisi Periksa Asisten II

Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Barat

Pekan Ini, Polisi Periksa Asisten II
RADEN BOBBY ARIA PRAKASA, Kapolres Aceh Barat

* Kasus OTT di Disdik Aceh Barat

MEULABOH - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Barat masih dalam tahap pengembangan dan pendalaman oleh penyidik Polres setempat. Karena itu, dalam pekan ini penyidik sudah menjadwalkan untuk memeriksa Asisten II Setdakab Aceh Barat sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Sebelumnya, penyidik juga sudah memeriksa Kadis dan Sekdis Pendidikan Aceh Barat sebagai saksi dalam kasus yang sama,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral SIK kepada Serambi, kemarin.

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya pada Jumat (12/10), menyerahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat. Dijelaskan, berkas pertama untuk seorang tersangka yaitu pejabat Disdik Aceh Barat dan satu berkas lagi untuk empat tersangka lain yang terdiri atas seorang kepala sekolah, seorang kepala SKB, seorang tenaga honorer, dan seorang rekanan. “Sudah kita serahkan,” ujarnya.

Dikatakan, berkas itu akan diteliti oleh jaksa penuntut umum terlebih dulu sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Jika berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa, baru kita serahkan tersangka dan barang bukti. Bila belum lengkap, akan kita lengkapi lagi,” tandas Isral.

Menyangkut kelima tersangka, Kasat Reskrim mengatakan, hingga kini mereka masih ditahan. Nanti bila ada perkembangan baru akan kami sampaikan,” janji Isral menutup pembicaraan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Aceh Barat menetapkan seorang pejabat Disdik Aceh Barat bersama seorang kepala sekolah, Kepala SKB, seorang honorer di Disdik Aceh Barat, dan seorang rekanan sebagai tersangka setelah terjaring OTT dugaan pungli. Kelimanya dibekuk oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Aceh Barat, Senin, 20 Agustus 2018. Tim juga menyita barang bukti uang dari tersangka sebesar Rp 157,6 juta.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah polisi mendapat laporan tentang adanya praktik pungli dan tindak pidana korupsi proyek DAK 2018 yang bersumber dari Pemerintah Pusat untuk pengadaan barang-barang pada 21 sekolah di Aceh Barat. Polisi membekuk pelaku ketika sedang menyerahkan uang pada mushalla sebuah bank di Meulaboh, Aceh Barat.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved