Rupiah Masih belum Bertenaga di Hadapan Dollar Amerika Serikat

“Dollar cenderung menguat dalam jangka pendek karena ada concern pasar global soal Brexit sehingga membuat euro masih tertekan,”

Rupiah Masih belum Bertenaga di Hadapan Dollar Amerika Serikat
Kontan
Ilustrasi 

Selain surplus dalam neraca perdagangan, data Indeks Keyakinan Konsumen di September 2018 naik dari 121,6 menjadi 122,4.

Namun, Ibrahim juga menganggap pemerintah seharusnya mengambil langkah yang lebih berani untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi seperti jenis premium.

Baca: Polisi Ambil Keterangan dari Penembak Peluru Nyasar ke Gedung DPR

“Level Rp 6.550 per liter itu terlalu murah. Harusnya yang dinaikkan solar dan premium oleh pemerintah, sehingga menyebabkan impor mengalami defisit yang cukup tajam. Kalau kenaikkan keduanya terealisasi maka neraca bisa lebih bagus,” jelasnya.

Pasalnya, bahan bakar non-subsidi dinilai dapat dinaikkan tanpa adanya karena ditentukan harga pasar.

Selain itu, Ibrahim juga mengatakan bahwa banyak konglomerat yang dengan sukarela menukarkan uangnya dari dollar.

Nominal penukarannya terbilang besar melebihi 1 juta dollar AS.

“Hal ini sedikit memberikan sentimen positif dalam membantu menstabilkan rupiah,” lanjutnya.

Baca: Kontraktor Bersama Selingkuhannya Penyanyi Cantik Terbang Dengan CRV ke Jurang Sedalam 200 Meter

Menurut Ibrahim, bila data internal bagus seperti sekarang rupiah bisa diperdagangkan antara Rp 15.167-Rp 15.452 per dollar AS.

Pekan ini, menurut dia, beberapa data ekonomi dari China bisa mempengaruhi pergerakan mata uang global.

Salah satunya, ekspektasi Produk Domestik Bruto (PDB) China dari 6,7% menjadi 6,6%.

"Jika pertumbuhan China tetap 6,7% akan membantu penguatan rupiah. China terus melemahkan mata uangnya,” lanjut Ibrahim.

Sedangkan Josua memperkirakan mata uang Garuda berada di level Rp 15.150-Rp 15.300 per dollar AS.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved