ATM Bisa Ditukar ke Kartu Berlogo GPN

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Aceh

ATM Bisa Ditukar ke Kartu Berlogo GPN
Zainal Arifin Lubis, Kepala Perwakilan BI Aceh

BANDA ACEH - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Aceh akan menyelenggarakan kegiatan kampanye bersama Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Suzuya Mall, Seutui, Banda Aceh, Sabtu dan Minggu, 27-28 Oktober 2018. Dalam acara dua hari itu, masyarakat dapat menukarkan kartu debit berupa ATM ke kartu debit berlogo GPN di booth perbankan.

Kepala Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis, menyampaikan hal ini dalam siaran pers kepada Serambi, Senin (15/10). Ia menjelaskan GPN adalah sistem yang menghubungkan berbagai pembayaran elektronik atau transaksi nontunai pada semua intrumen bank dalam satu sistem pembayaran.

“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari mesin EDC dari bank yang sama dengan kartu yang dimiliki, karena semua kartu yang diterbitkan oleh penerbit domestik dapat terhubung dengan satu mesin EDC,” sebutnya.

Dikatakan, kampanye bersama GPN ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan di semua provinsi di Indonesia untuk mengenalkan GPN kepada masyarakat, mendorong masyarakat untuk memiliki dan menggunakan kartu berlogo nasional. Selain itu juga untuk membentuk perilaku masyarakat dalam melakukan pembayaran ritel dengan menggunakan instrumen berlogo nasional, hingga masyarakat dapat mendorong atau mempromosikan jalannya kebijakan tersebut dengan baik.

Zainal Arifin Lubis menambahkan beberapa manfaat dengan diberlakukannya GPN, yaitu efisiensi sistem pembayaran yang dapat dicapai melalui sharing infrastruktur, dan perluasan akses sistem pembayaran melalui peningkatan interkoneksi dan interoperabilitas.

Di samping itu juga peningkatan keamanan dengan penggunaan standar teknologi berstandar internasional akan meningkatkan perlindungan konsumen. Selain itu, keamanan nasional melalui kemandirian sistem pembayaran nasional dengan pemrosesan secara domestik, dan penyediaan data serta informasi transaksi sistem pembayaran ritel nasional yang komprehensif.

“GPN juga dirancang untuk menjadi backbone strategis dalam memfasilitasi program-program penting pemerintah, seperti penyaluran bansos nontunai, P2G, elektronifikasi jalan tol, moda transportasi lainnya, dan mendukung e-commerce nasional serta meningkatkan keuangan inklusif,” jelasnya.

Dalam kegiatan kampanye bersama GPN yang akan berlangsung di Suzuya Mall Banda Aceh ini ada 24 lembaga perbankan yang terlibat, yaitu Bank Indonesia, BRI, BNI, Bank Aceh Syariah, Bank Mandiri, Bank Danamon, BCA, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, Maybank, BTPN, BTPN Syariah, PT BTN, Bank Permata Syariah, Panin Bank, Maybank Syariah, Bank CIMB Niaga, Bank Sinarmas, BRI Syariah, BTN Syariah, Bank Mega Syariah, BNI Syariah, Bank Mandiri Taspen Pos, dan Bank Muamalat Indonesia.

Kepala Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis, menyampaikan dalam rangka kampanye bersama GPN ada sejumlah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam launching GPN, di Blang Padang Banda Aceh, Minggu (21/10) mendatang, seperti fun walk dan lomba mewarnai bekerja sama dengan Serambi Indonesia. Jalan santai dan lomba mewarnaia itu terbuka untuk umum.

“Selain itu, juga ada pembukaan booth perbankan untuk penukaran kartu GPN perbankan, dan pembukaan booth UMKM binaan perbankan, serta edukasi GPN kepada masyarakat umum,” jelas Zainal Arifin. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved