Salam

Kita Perlu Pahami Gejala Likuifaksi

Sebagian wilayah Aceh, mulai dari Singkil, Tapaktuan, Meulaboh, Calang, Kota Banda Aceh, Aceh Besar

Kita Perlu Pahami Gejala Likuifaksi
Rekaman Citra Satelit WorldView
Detik-detik proses likuifaksi tanah yang terjadi di Perumahan Petobo, Kota Palu saat gempa, Jumat (28/9/2018) diunggah oleh akun Twitter @Sutopo_PN. 

Sebagian wilayah Aceh, mulai dari Singkil, Tapaktuan, Meulaboh, Calang, Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe sampai Kota Langsa termasuk rentan terjadinya likuifaksi (tanah yang mendadak cair jadi bubur diakibatkan gempa, semisal terjadi di Sulawesi Selatan, 28 September kemudian). Bila diperingkatkan, maka dari itu yang paling rawan likuifaksi ialah Aceh Singkil, Meulaboh, Kota Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Kota Langsa.

Beberapa hari lalu, harian ini juga melansir hasil riset Tim LIPI yang menyebut bahwa satu kecamatan di Kota Banda Aceh menjadi daerah rentan likuifaksi. Dan, berita itu seolah mengejutkan banyak orang. Bukan cuma terkejut, tapi juga menakutkan, terutama masyarakat yang pernah merasakan gempa dan tsunami melanda daerah ini Desember 2004.

Dan, memblow-up, tentang likuifaksi itu di satu sisi memang dianggap menakut-nakuti. Tapi, niat kita sesungguhnya adalah justru agar kita memahami secara benar apa itu likuifaksi, bagaimana gejalanya, serta apa yang bisa kita lakukan agar tercegah dari proses mencairnya tanah pemukiman kita secara mendadak.

Karena itulah, dua hari lalu kita sengaja memintai penjelasan dari Dr Bambang Setiawan MEng.Sc, Ketua Software Studi Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang merupakan ahli dan memiliki banyak data hasil penelitian tentang likuifaksi. Doktor geologi jebolan Universitas Adelaide, Australia, ini menjelaskan,“Likuifaksi amat berpotensi merusak. Terjadi diakibatkan gempa besar yang memicu terjadinya tekanan air pori atau pore-water di bawah permukanan tanah menjadi meningkat.”

Ada empat hal utama yang bisa menjadi pemicu likuifaksi. Pertama, dominannya keberadaan tanah berbutir kasar (granular soils). Tanah tipe ini tidak memiliki nilai perpaduan kokoh. Kedua, kondisi lapisan tanah jenuh air yang cukup dekat dengan permukaan bumi

Tempat-tempat dengan permukaan air tanah yang dangkal mempunyai kecenderungan yang tinggi untuk rentan likuifaksi.

Ketiga, beban siklik dengan intensitas dan durasi yang cukup besar. Beban siklik atau beban berulang yang terus-menerus dipicu banyak faktor dan salah satunya adalah gempa bumi. Sebagian besar kejadian likuifaksi di dunia disebabkan oleh beban gempa. Secara umum nilai magnitude gempa yang bisa memicu fenomena likuifaksi dengan dampak yang siknifikan adalah gempa dengan skala Richter 7 atau lebih. Keempat, umur lapisan tanahnya masih muda.

Kini kita yang tinggal di daerah rawan berbagai bencana ini semakin punya banyak pengetahuan tentang potensi bencana di daerah yang kita diami ini. Dan, selanjutnya, harapan kita kepada pemerintah adalah untuk secara terus-menerus atau berkala memberi pengetahuan kepada masyarakat yang bermukim di daerah rentan likuifaksi tentang bagaimana gejala-gejala likuifaksi dan bagaimana pula menyelamatkan diri.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved