Tak Jalankan Putusan Panwaslih, PKPI Aceh Selatan Gugat KIP Aceh ke PTUN Banda Aceh

putusan Panwaslih tersebut tidak dilaksanakan oleh KIP Aceh Selatan yang saat ini sudah diambil alih oleh KIP Aceh

Tak Jalankan Putusan Panwaslih, PKPI Aceh Selatan Gugat KIP Aceh ke PTUN Banda Aceh
NET
Logo KIP Aceh 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Keadilan Sejahtera Indonesia (DPK PKPI) Aceh Selatan, Zamzami ST dan Nazaruddin SH menggugat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Jumat (12/10/2018).

Mereka menggugat KIP setelah menyatakan Hasbullah SPd tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai calon DPRK dari PKPI.

“Tadi masih perbaikan berkas gugatan. Sidang dilanjutkan pada Senin depan (22/10/2018) dengan agenda pembacaan gugatan dan jawaban dari tergugat (KIP Aceh Selatan yang kini telah diambil alih oleh KIP Aceh),” kata Kuasa Hukum Penggugat, Zul Azmi Abdullah SH kepada Serambi, Selasa (16/10/2018) seusai mengikuti sidang.

Baca: Lawan Hendri Yono, Mantan Ketua PKPI Aceh Selatan Tempuh Upaya Banding

Azmi menyampaikan pihaknya tidak menerima keputusan KIP karena sebelumnya nama Hasbullah dinyatakan memenuhi syarat bahkan masuk dalam daftar calon sementara (DCS).

Tetapi, dianulir dari pencalonan dan tidak dimasukan dalam daftar calon tetap (DCT) setelah diketahui masih berstatus staf Sekretariat PPS Gampong Ladang Kasik Putih Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

Menurut Azmi, status Hasbullah yang disoalkan oleh KIP sebenarnya bukan bagian dari penyelenggara Pemilu yang harus mundur jika ingin maju sebagai caleg.

Baca: Personel TNI Kodim Aceh Selatan Evakuasi Warga dari Lokasi Longsor

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, kata Azmi, yang dimaksud penyelenggara Pemilu adalah KIP/KPU, PPK, PPS, PPLN, KPPS, dan KPPSLN.

Merasa dirugikan, lalu PKPI selaku partai Hasbullah mengadukan KIP Aceh Selatan ke Panwalih setempat.

Panwaslih dalam putusannya yang dibacakan pada 9 Oktober lalu menyatakan bahwa menerima permohonan Pemohon (PKPI) dan meminta Termohon (KIP) untuk memasukan kembali nama Hasbullah dalam DCT perbaikan.

Namun, putusan Panwaslih tersebut tidak dilaksanakan oleh KIP Aceh Selatan yang saat ini sudah diambil alih oleh KIP Aceh.

Baca: VIDEO - Aceh Selatan Gagas Ambulans Berbasis Aplikasi

Sikap KIP tersebut, dinilai telah melanggar ketentuan dalam perundang-undangan sehingga Ketua dan Sekretaris DPK PKPI Aceh Selatan, Zamzami dan Nazaruddin mengajukan gugatan ke PTUN Banda Aceh.

“Sikap KIP telah menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap upaya administrasi yang telah dilakukan oleh klien kami sebagaimana telah disyaratkan oleh ketentuan perundang-undangan. Perbuatan KIP yang tidak melaksanakan putusan Panwaslih juga telah merugikan klien kami. Karena itulah kami menggugat KIP ke PTUN,” kata Azmi.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved