Gempa Palu Sulawesi Tengah

Bantuan Untuk Sulawesi Tengah Terus Mengalir Dari Berbagai Kalangan

Kita sebagai orang Aceh pernah merasakan cobaan Allah berupa gempa dan Tsunami. Betapa berharganya bantuan orang lain disaat kita butuh

Bantuan Untuk Sulawesi Tengah Terus Mengalir Dari Berbagai Kalangan
IST
Bantuan Untuk Sulawesi Tengah Terus Mengalir 

Banda Aceh – Bantuan untuk Sulawesi Tengah terus mengalir dari berbagai pihak, hal ini seperti yang terlihat di kantor Aksi Cepat Tanggap Aceh di Jalan Tgk. H. Daud Beureuh Gampong Keuramat, Banda Aceh.

Saban hari, ada saja masyarakat yang mengantarkan bantuan, baik dari organisasi, komunitas, lembaga, yayasan dan personal. Bantuan yang diberikan berbagai macam, mulai dari uang tunai, selimut, sprei, mie instan, kopi, perlengkapan mandi hingga berupa keumamah (ikan kayu) dan dendeng yang telah menjadi makanan khas Aceh dari masa ke masa.

Husaini Ismail selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Aceh mengatakan, ACT akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu penyintas gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah. Rencananya, ACT juga akan mengirimkan 1.000 ton bantuan menggunakan kapal untuk membantu saudara-saudara yang ada di sana.

“Kita sebagai orang Aceh pernah merasakan cobaan Allah berupa gempa dan Tsunami. Betapa berharganya bantuan orang lain disaat kita butuh. ACT mengajak seluruh elemen dan lapisan masyarakat Aceh untuk membantu Sulawesi Tengah, boleh berdonasi uang, barang berupa makanan. InsyaAllah akan kita kirim via Kapal Kemanusiaan yang akan berangkat pada 22 Oktober 2018 via Pelabuhan Aceh atau Belawan, Sumatera Utara. Jika mencapai 1.000 ton, akan kita kirim langsung Kapal Kemanusiaan dari Aceh untuk Palu, namun jika tidak mencapai 1.000 ton bantuan tersebut kita kirim via Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Mohon doa dan dukungannya” Ujar Husaini.

ACT Open Booth di Suzuya Mall

Untuk memaksimalkan usaha membantu Sulawesi Tengah, ACT Aceh juga melakukan open booth di Suzuya Mall Banda Aceh. open booth ini berlangsung dari 12 sampai dengan 18 Oktober 2018. Di booth ini, pengunjung mall bisa bertanya-tanya kepada penjaga terkait kondisi terkini di Palu, Sigi dan Donggala.

“Open booth ini merupakan program kerja sama ACT dengan manajemen Suzuya Mall Banda Aceh. Booth kita buka mulai dari pukul sepuluh pagi hingga pukul Sembilan malam. Pengunjung bisa langsung berdonasi di booth ini jika memang sedang berada di Suzuya Mall.” Ungkap kepala ACT Aceh.

Untuk terus membersamai Palu, Sigi dan Donggala. Senin (15/10) ACT kembali memberangkatkan kapal kemanusiaan tahap dua. Kapal lepas sauh dari Terminal Tanjung Priok, Jakarta dan langsung menuju Pelabuhan Pantoloan, Palu, dengan membawa ratusan ton bahan pangan dan logistik. Kapal Kemanusiaan secara resmi dilepas oleh Presiden ACT Ahyudin, yang diwakili oleh Senior Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur, beserta jajaran direksi PT ASDP Ferry Indonesia (Persero). (Adv)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved