2.216 PNS di Lhokseumawe belum Disumpah

Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe pada Jumat (19/10) pagi, mengambil sumpah bagi 20O Pegawai Negeri Sipil (PNS)

2.216 PNS di Lhokseumawe belum Disumpah
SERAMBI/SAIFUL BAHRI
PNS Kota Lhokseumawe mengikuti prosesi sumpah di aula kantor wali kota setempat, Jumat (19/10).SERAMBI/SAIFUL BAHRI 

LHOkSEUMAWE - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe pada Jumat (19/10) pagi, mengambil sumpah bagi 20O Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilakukan Sekdako Lhokseumawe, Dr Bukhari AKS MM di aula kantor wali kota setempat. Dengan disumpahnya 200 PNS tersebut, berarti masih ada 2.216 PNS lagi yang belum disumpah sampai sekarang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Masyarakat Lhokseumawe, Drs M Nur MPd menjelaskan, setiap PNS harus disumpah sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Sehingga, setiap PNS yang disumpah akan mendapatkan sertifikat yang akan menjadi kelengkapan administrasi status kepegawaian PNS tersebut.

“Untuk melaksanakan aturan dalam dua PP tersebut, pada tahun 2015, Pemko Lhokseumawe menggelar sumpah bagi 200 PNS, dilanjutkan tahun 2016 sebanyak 700 PNS, dan pada tahun 2018 hanya 200 PNS. Total, jumlah PNS di Kota Lhokseumawe yang telah disumpah sebanyak 1.100 orang. Sehingga masih ada dua ribu lebih lagi PNS yang belum disumpah,” jelasnya.

Ditanya kenapa harus dilakukan sumpah secara bertahap, M Nur berkilah, karena harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia dalam APBK tiap tahunnya. “Seperti tahun ini, dana yang tersedia hanya untuk 200 PNS saja,” ujarnya. Namun begitu, dia memastikan, kalau sumpah PNS akan digelar hingga tuntas. “Kita targetkan, minimal empat tahap lagi, proses sumpah bagi seluruh PNS yang ada di Kota Lhokseumawe akan tuntas,” demikian M Nur.(bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved