Citizen Reporter

Kampus Bersih, Pelayanan Ramah

BERANGKAT dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Rabu lalu, rombongan kami disambut oleh tim dari Kampus Kolej Universiti Islam

Kampus Bersih, Pelayanan Ramah
Dr MURNI MPd

Dr MURNI MPd, Wakil Ketua STAI Tgk Chik Pante Kulu Darussalam, Banda Aceh, melaporkan dari Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia

BERANGKAT dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Rabu lalu, rombongan kami disambut oleh tim dari Kampus Kolej Universiti Islam Antarabangsa Selangor (KUIS) di Bandara Kuala Lumpur. Kemudian kami diantar menuju kampus menggunakan mobil dinas KUIS. Kami disambut oleh Rektor KUIS, Prof Dr Dato’ Abdul Halim Tamuri dan dipersilakan memasuki ruang kerjanya.

Rektor berbincang dengan sangat ramah. Ia bahas berbagai kegiatan akademik di kampus itu dengan terperinci. Rasa kagum saya timbul seketika karena ternyata Kampus KUIS baru beroperasi tahun 1999. Tapi perkembangannya sangat pesat karena sistem akademiknya dirancang dengan sangat baik.

Kami juga merasa senang dan bahagia berada di Kampus KUIS karena dijamu dengan sangat baik oleh pihak kampus. Perbincangan itu pun diakhiri dengan makan siang bersama rektor dan para pimpinan kampus. Kami bahkan istirahat sejenak di rumah dinas Rektor KUIS.

Siangnya, kami balik ke Kampus KUIS untuk membicarakan jalinan kerja sama antara Kampus KUIS dengan Kampus STAI Tgk Chik Pante Kulu Banda Aceh yang akan dilasanakan Mei 2019 di Singapura.

Meski hanya dua hari di Selangor, tapi ada beberapa pengalaman menarik yang saya dapatkan selain yang telah saya sebutkan tadi. Saat sorenya saya melihat-lihat suasana kampus sambil berjalan kaki, timbul rasa kagum di hati. Soalnya, tidak ada sampah yang bertebaran di lantai atau di taman. Tong-tong sampah basah dan kering disediakan dalam jumlah banyak di sekitar area kampus.

Terlihat mahasiswa membuang sampah ke dalam tong walaupun sampahnya kecil. Mereka rupanya sangat menjaga kebersihan kampus. Suasana kampus tenang, bersih, nyaman, dan indah yang merupakan sebagian daripada suasana pembelajaran yang ideal. Terlebih ada sebuah danau di pinggir taman yang indah itu sehingga mahasiswa dapat duduk santai sekadar menghilangkan kejenuhan usai belajar.

Di kampus ini, mahasiswanya diwajibkan tinggal di asrama yang bertingkat-tingkat. Di sini juga terdapat masjid dua lantai. Lantai bawah untuk jamaah pria, lantai atas untuk perempuan.

Esoknya, Kamis, Rektor Universitas KUIS mempersilakan saya dan Ketua STAI Tgk Chik Pante Kulu mengisi kuliah umum di KUIS. Momen ini sungguh kehormatan bagi saya selaku Wakil Ketua STAI Tgk Chik Pante Kulu Banda Aceh.

Kuliah umum ini saya beri judul: Integrasi Pendidikan, Adat, Budaya, dan Syariat Islam pada Masyarakat Aceh. Antara lain saya paparkan bahwa hubungan antara Kerajaan Aceh dengan Malaysia dulu sangat baik. Antara lain ditandai dengan menikahnya Sultan Iskandar Muda Meukuta Alam dengan putri dari Kerajaan Pahang bernama Putri Kamaliah Maharani. Orang Aceh memanggilnya “Putroe Phang” sehingga hubungan Aceh dengan Pahang hingga kini harmonis.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved