Pemkab Dukung Kehadiran UKK Imigrasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue, mendukung penuh kehadiran unit kantor kerja (UKK)

Pemkab Dukung Kehadiran UKK Imigrasi
PETUGAS Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (10/1) melakukan pemeriksaan terhadap Hu Jie Bin, WNA asal Guandong, Tiongkok, terkait pelanggaran Keimigrasian di kantor setempat. Pria ini terancam kurungan selama lima tahun akibat menyalahgunakan izin Visa yang sudah diberikan Pemerintah Indonesia terhadap kunjungan yang ia lakukan. 

SINABANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue, mendukung penuh kehadiran unit kantor kerja (UKK) Imigrasi di wilayah kepulauan itu. Hal itu, untuk mendukung kelancaran pengurusan administrasi maupun pengawasan bagi orang asing (POA) di Simeulue.

Kepala Imigrasi Meulaboh, Imam Santoso, kepada Serambi, Jumat (19/10) menyatakan bahwa bentuk dukungan Pemkab Simeulue menghadirkan UKK Imigrasi di Simeulue, disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Simeulue dalam pertemuan resmi yang digelar di Simeulue, Kamis ((18/10).

“UKK Imigrasi di Simeulue, didukung penuh oleh pemerintah daerah, mulai dari penyediaan kantor, perangkat maupun SDM-nya. Dari Imigrasi akan menugaskan supervisor nantinya,,” katanya. Namun demikian, lanjutnya, hadirnya UKK Imigrasi di Simeulue harus melalui keputusan dari pusat.

Sementara itu, lanjut Imam Santoso, akan ada tim dari pusat turun ke Simeulue untuk meninjau kesiapan daerah menyangkut dengan UKK Imigrasi tersebut. “Informasinya tim akan ke Simeulue pada November mendatang. Meninjau semua kesiapan daerah,” ujarnya.

Pada bagian lain, ia juga menyebutkan bahwa selama tim imigrasi berada di Simeulue bersama pihak terkait yang melakukan pemantauan orang asing maupun lokasi penginapan orang asing yang berkunjung ke Simeulue, tidak menemukan pelanggaran. Dalam peninjauan orang asing itu juga turut serta di dalamnya Wakil Bupati Simeulue.(sm)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved