Iklan di WhatsApp Tinggal Tunggu Waktu, Siapa Raksasa Iklan Pemilik WhatsApp?

Mereka menduga, kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica menjadi biangnya.

Iklan di WhatsApp Tinggal Tunggu Waktu, Siapa Raksasa Iklan Pemilik WhatsApp?
Daily Express
Whatsapp 

SERAMBINEWS.COM - Badan riset Pew research Centre merilis hasil survei yang menunjukan bahwa Facebook perlahan mulai ditinggalkan penggunanya.

Mereka menduga, kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica menjadi biangnya.

Hingga akhir tahun ini pun Facebook beberapa kali diguncang isu yang sama, yakni menjual data pengguna demi iklan.

Anehnya, disaat pengguna Facebook menurun, pengguna WhatsApp justru menanjak naik di Amerika Serikat.

Padahal aplikasi pesan instan itu dimiliki Facebook sejak tahun 2014 silam.

Kejanggalan ini disadari oleh DuckDuckGo, perusahaan search engine yang mengklaim sangat melindungi privasi penggna.

"Pergeseran itu kurang masuk akal karena kedua layanan dimiliki oleh perusahaan yang sama, jadi kami mencoba mencari tahu", tulis DuckDuckGo dalam sebuah posting blog.

DuckDuckGo menggelar survei pada 16 Agustus 2018 lalu dengan mengumpulkan 1.297 responden yang dipilih secara acak dari penduduk AS usia muda di atas 18 tahun. Sampel ini diyakini mewakili secara umum populasi di Amerika Serikat.

Untuk menggelar survei, mereka dibantu dengan sebuah platform bernama SurveyMonkey, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Senin (22/10/2018).

Hasilnya, sebanyak 50,4 persen responden yang menggunakan WhatsApp dalam enam bulan terakhir ternyata tidak mengetahui jika WhatsApp dimiliki oleh Facebook.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved