Bendungan Irigasi Leupu Geumpang di Pidie Hancur Akibat Banjir, Petani Gagal Tanam Padi

"Kalau tidak ditangani segera bendungan itu, petani di Geumpang tidak bisa menggarap sawah 200 hektare,"

Bendungan Irigasi Leupu Geumpang di Pidie Hancur Akibat Banjir, Petani Gagal Tanam Padi
IST
Petugas BPBD Pidie bersama warga melihat bendungan hancur akibat banjir di aliran Sungai Mangguh di Dusun Lhok Meulueweuk, Gampong Leupu, Pidie, Minggu (21/10/2018) 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEW.COM, SIGLI - Bendungan di aliran Sungai Mangguh di Dusun Lhok Meulueweuk, Gampong Leupu, Pidie hancur dihantam banjir.

Kini, petani di kawasan dataran tinggi itu gagal menanam padi pada jadwal musim tanam ini.

Tercatat 200 hektare areal persawahan di Geumpang yang bergantung pada irigasi tersebut tidak bisa digarap, lantaran air tidak bisa dialiri air melalui saluran skunder.

Baca: Petani di Pidie Jaya Mulai Gunakan Mesin Ini Untuk Tanam Padi

"Kalau tidak ditangani segera bendungan itu, petani di Geumpang tidak bisa menggarap sawah 200 hektare," tukas Imum Mukim Geumpang, M Sabi, kepada Serambinews.com, Senin (22/10/2018).

Ia menjelaskan, pejabat dari Pemkab Pidie telah terjun langsung melihat kerusakan bendungan di Sungai Mangguh, di Dusun Meuleuweuk, Gampong Leupu.

Namun, tinjauan pejabat belum adanya bukti nyata untuk memperbaiki sarana pertanian rusak itu.

Baca: Atasi Bentrok Susulan Massa di Laweung, Polres Pidie Siagakan 300 Aparat Keamanan

Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Saiful Zuhri, yang ditanya Serambinews.com, Senin (22/10/2018) mengungkapkan, BPBD Pidie akan menangani secara darurat bendungan rusak itu. Antara lain, dengan melakukan normalisasi sungai.

Lanjutnya, dengan normalisasi sungai, tentunya air dari sungai akan mudah disuplai ke saluran hingga ke areal sawah.

"Kita lakukan normalisasi sungai menggunakan dua alat berat. Dalam minggu ini alat berat itu kita turunkan ke Geumpang," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved