Lestarikan Budaya, Seribuan Anak Ikut Festival Permainan Tradisional di Blangpadang

Kegiatan ini juga berguna membangkitkan kesadaran anak untuk lebih mencintai permainan tradisional di daerahnya

Lestarikan Budaya, Seribuan Anak Ikut Festival Permainan Tradisional di Blangpadang
IST
Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh menyelenggarakan Festival Permainan Tradisional Anak, Sabtu (20/10/2018) di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh menyelenggarakan Festival Permainan Tradisional Anak, Sabtu (20/10/2018) di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh.

Kegiatan itu diikuti oleh sekitar seribun pelajar di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Festival itu merupakan agenda rutin dilaksanakan tiap tahunnya di Banda Aceh denan melibat ribuan pelajar.

Baca: Mualem Gelar Pertemuan Perdana Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

Acara ini mengangkat tema “Menciptakan Generasi Gembira dan Berkarakter melalui Permainan Tradisional”.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dr. Saminan Ismail M.Pd.

Acara ini sebagai bentuk komitmen BPNB Aceh sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga berguna membangkitkan kesadaran anak untuk lebih mencintai permainan tradisional di daerahnya.

Baca: Tahun Depan, APBK Banda Aceh Capai Rp 1 Triliun Lebih, Apa Saja Mega Proyeknya?

Kepala BPNB Aceh, Irini Dewi Wanti M.SP menyatakan, inti dari kegiatan ini bukanlah semata-mata mengharapkan besaran hadiah yang disediakan.

Tetapi agar nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam permainan tradisional ini dapat ditanamkan untuk mendidik anak-anak sejak dini agar kelak mereka menjadi generasi muda yang berkualitas, dan mencintai kebudayaannya.

“Nilai-nilai sportivitas, kejujuran dan mampu beradaptasi dengan lingkungan serta perkembangan zaman yang terdapat di dalam permainan tradisional bisa menjadi pemupuk karakter pada anak-anak kita. Karena kelak merekalah yang akan mewarisi bangsa ini di masa mendatang”, tutur Irini.

Baca: Heboh Video Sejumlah Orang Bakar Bendera Berkalimat Tauhid, Begini Tanggapan Kapolres Garut

Beberapa permainan yang dilombakan yaitu Geunteut (Engrang), Teurumpah Manyang (Terompah Panjang), Ingke (Engklek), Galah (Hadang), dan Tarek Talo (Tarik Tambang).

Selain itu terdapat pula dua cabang baru yang akan diujicobakan (eksebisi), yaitu Lari Balok dan Tarek Situek. Festival itu menyediakan hadiah sebesar Rp 49,6 juta. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved