Belasan Rumah Terancam Amblas

Dampak meluasnya erosi Sungai Simbe di Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, menyebabkan 16 rumah terancam

Belasan Rumah Terancam Amblas
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST (Kiri) mendengar penjelasan dua warga Gampong Genteng Barat, Kecamatan Batee terhadap fasilitas jalan dan pemukiman warga yang telah hancur akibat diterjang abrasi pantai dalam satu tahun terakhir. Selasa (23/10/2018). SERAMBI/IDRIS ISMAIL 

* Dampak Erosi Sungai Simbe

SIGLI - Dampak meluasnya erosi Sungai Simbe di Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, menyebabkan 16 rumah terancam amblas ke sungai. Bahkan empat keluarga telah mengungsi karena takut sewaktu-waktu rumah mereka amblas ke sungai.

“Erosi sungai ini, sebelumnya juga sudah melenyapkan 300 meter ruas jalan dan dua hektare lahan sawah produktif. Sementara, tebing sungai terus mengalami pengikisan,” lapor Keuchik Simbe, Bakhtiar A Samad kepada anggota DPRK Pidie, Ispandiari, yang meninjau erosi Sungai Simbe, Senin (22/10) sore, bersama pejabat instansi terkait dari Pemkab Pidie.

Meluasnya erosi tebing sungai yang merupakan Sub-DAS Krueng Tiro ini terjadi sejak banjir tujuh bulan lalu. Letak rumah dengan tebing sungai kini hanya terpaut sepuluh meter. Sehingga menyebabkan warga khawatir rumah mereka amblas saat hujan lebat. “Warga trauma dengan banjir yang pernah menerjang rumah mereka beberapa waktu lalu. Sehingga saat hujan lebat, warga langsung mengungsi,” jelasnya.

Nurma (40) warga setempat, menjelaskan kepada Serambi, akibat meluasnya erosi Sungai Simbe, saat ini empat warga telah pindah dengan meninggalkan rumah mereka. Warga tersebut yakni Lukman, Muksan, Rukiah, dan Habibah. “Keempat rumah warga itu letaknya memang sudah sangat dekat dengan tebing sungai,” jelasnya.

Anggota DPRK Pidie, Ispandiari, turut mengajak Kepala Bidang Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Saiful Zuhri, serta tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, untuk sama-sama meninjau dampak erosi Sungai Simbe ini, kemarin.

Ia pun meminta Pemkab harus cepat mencegah meluasnya erosi Sungai Simbe ini. “Jika BPBD Pidie tidak bisa menanganinya secara darurat, maka Dinas PUPR Pidie harus menganggarkan dana untuk membangun pengaman tebing sungai. Sehingga erosi tidak meluas,” ujarnya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved