Puluhan Operator Sekolah Adukan Nasibnya ke Dewan

Sebanyak 50 orang operator sekolah yang tergabung dalam Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia

Puluhan Operator Sekolah Adukan Nasibnya ke Dewan
SEBANYAK 50 pengurus Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI)mendatangi DPRK Pidie untuk melakukan audiensi dengan Komisi E guna ditindaklanjuti aspirasi memperoleh NUPTK dan SK Bupati, Selasa (23/10). 

SIGLI - Sebanyak 50 orang operator sekolah yang tergabung dalam Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI) Kabupaten Pidie, Selasa (23/10) mendatangi gedung DPRK Pidie untuk meminta anggota dewan memperjuangkan nasib mereka agar bisa mendapat Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Ketua FOPPSI Pidie, T Yusmadi, mengatakan bahwa dari seluruh tenaga operator sekolah di kabupaten itu sebanyak 630 orang, mulai tingkat PAUD hingga SMA, pada umumnya berasal dari kalangan tenaga honorer yang sampai saat ini belum memiliki NUPTK.

Dengan mendapat NUPTK ini, para tenaga honorer ini bisa mengurus tunjangan fungsional, dan mengurus sertifikasi. “Kami meminta anggota dewan memperjuangkan nasib kami agar bisa memperoleh NUPTK. Karena sesuai ketentuan, bagi setiap tenaga operator sekolah dapat diusulkan NUPTK berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati,” sebutnya.

T Yusmadi menambahkan, selama ini tenaga operator sekolah juga tidak memiliki SK yang berkekuatan hukum. Sementara jasa yang diberikan sangat dibutuhkan dalam operasional sekolah. Atas persoalan ini, pihaknya meminta agar tenaga operator dapat diberikan SK Bupati. Sehingga status jabatan atas pekerjaan ini menjadi legal. Apalagi mereka telah bekerja siang dan malam untuk memberikan pelayanan terkait data sekolah. Sementara jerih yang diterima sangat minim.

Ketua Komis E DPRK Pidie, Khairil Syahrial MAP yang menyambut kedatangan puluhan operator sekolah itu, berjanji akan segera berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pidie terkait hal ini.

“Dalam waktu dekat kami akan membawa aspirasi FOPPSI ini kepada Sekda dan Disdik Pidie, agar ditindaklanjuti. Apalagi mereka telah memberikan kontribusi besar selama belasan tahun terhadap dunia pendidikan di kabupaten ini,” katanya.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved