Para Ibu di Pidie Jaya Mengikuti Pelatihan Pengolahan Produk Perikanan

Melalui pelatihan yang disusul praktik langsung supaya dapat meningkatkan pengetahuan khusus bidang olahan produk hasil-hasil perikanan

Para Ibu di Pidie Jaya Mengikuti Pelatihan Pengolahan Produk Perikanan
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
PARA ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK kabupaten dan kecamatan di Pidie Jaya, Kamis (25/10/2018) mengikuti pelatihan pengolahan produk perikanan di pendopo setempat. Tujuannya untuk menjadi makanan yang mempunyai nilai tambah dan berdaya saing. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Tim Penggerak PKK kecamatan dan kabupaten, Bunda PAUD, Dharma Wanita Pembangunan (DWP) dan Ikatan Ahli Boga Indonesia (Ikaboga) berkumpul di meuligoe atau pendopo Pidie Jaya sepanjang pagi hingga menjelang petang, Kamis (25/10/2018).

Kehadiran mereka adalah atas undangan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), Hj Darnawati, istri bupati Pidie Jaya dalam pelatihan pengolahan produk perikanan.

Tujuannya untuk memberi pemahaman tentang pengolahan produk perikanan khusus, Steak Tuna, Risol Tuna serta Fish Crispy.

Baca: Kawanan Gajah Masih Ubrak-abrik Lahan Kebun Warga Bandar Baru Pidie Jaya

Hj Darnawati, kepada Serambinews.com mengatakan, tujuan dari kegiatan dimaksud untuk meningkatkan pengetahuan  dan pengalaman kepada ibu-ibu terhadap berbagai macam menu makanan yang dapat diubah menjadi makanan yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing terhadap produk-prduk olah ikan lainnya.

Harapan sama juga disampaikan Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Pijay, Kamaluddin yang juga pemateri utama pada Pelatihan Forikan. 

Melalui pelatihan yang disusul praktik langsung supaya dapat meningkatkan pengetahuan khusus bidang olahan produk hasil-hasil perikanan.

Baca: Pemkab Lombok Utara Beri Apresiasi Kepada Pemkab Pidie Jaya 

Selanjutnya dapat ditularkan kepada masyarakat luas melalui TP-PKK gampong atau desa.

Dengan memahami berbagai cara mengolah ikan, sehingga tujuan akhir para ibu-ibu rumah tangga mampu meraih nilai tambah, daya saing serta dari hasil pemasaran menu siap saji.

Dari hasil praktik langsung yang dibagi dalam beberapa grup menggambarkan, tingkat pemahaman para ibu-ibu yang tergabung dalam TP-PKK kecamatan dan kabupaten termasuk DWP serta Ikaboga tidak diragukan lagi.

Baca: Petani di Pidie Jaya Mulai Gunakan Mesin Ini Untuk Tanam Padi

Karenanya, Kamaluddin mengajak supaya apa yang dipraktikkan itu berlanjut hingga ke desa atau gampong-gampong.

“Hasil praktek di sini hendaknya juga berlanjut hingga ke desa-desa,” pinta Kadis DKP Pijay yang diamini Eddy Azwar SKM pemateri dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) setempat.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved