50 EO di Aceh Ikut Sertifikasi Profesi

Sebanyak 50 pengusaha dan penyelenggara event yang bergerak di bidang event organizer (EO), Meeting, Incentive Travel,

50 EO di Aceh Ikut Sertifikasi Profesi
SEJUMLAH peserta terlihat serius mengikuti Asesi Sertifikasi Profesi penyelenggara event yang dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MICE di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Kamis (25/10). 

BANDA ACEH - Sebanyak 50 pengusaha dan penyelenggara event yang bergerak di bidang event organizer (EO), Meeting, Incentive Travel, Conference, and Exhibition (MICE) di Aceh mengikuti sertifikasi profesi yang dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MICE.

Direktur LSP MICE, Adjad Sudradjat SST, CMMC mengatakan sertifikasi yang berlangsung di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh, Kamis (25/10) untuk pengusaha dan penyelenggara event yang bergerak di bidang MICE itu untuk pertama kali dilaksanakan di Aceh.

Sertifikasi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan dan memperkuat sumber daya yang profesional di bidang MICE. “Apalagi Aceh ke depan akan semakin banyak kegiatan-kegiatan yang membutuhkan perusahaan penyelenggara even. Jadi, pelaksanaan sertifikasi ini sesuatu yang dibutuhkan dan sesuai tuntutan profesionalisme kerja di masa mendatang,” kata Adjat.

Dalam penyelenggaraan sertifikasi ini, tambah Adjat Sudrajat, LSP MICE yang berkedudukan di Jakarta bekerjasama dengan DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Aceh dan difasilitasi Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar-lembaga Kementerian Pariwisata.

Pada sertifikasi yang diikuti 50 peserta itu, ada lima bidang klaster MICE yang diikuti peserta, yaitu Event Venue Management, Event Logistic, Event Marketing Communication, Event registration, dan Event Communication, Event registration, dan Event Liasion Officer. Tim LSP MICE sendiri menyertakan lima asesornya untuk menangani asesi sertifikasi profesi tersebut.

Banda Aceh sendiri, kata Adjat Sudrajat merupakan kota keempat pada tahun ini yang mendapatkan fasilitas dari Kementerian Pariwisata penyelenggaraan sertifikasi, setelah Depok, Palembang, dan Bandung.

Sementara itu dari data SDM MICE dari tahun 2012 hingga 2017 lalu, jumlah penyelenggara even yang sudah tersertifikasi di Indonesia 1.859 orang (43%) di antaranya di Jakarta. “Dengan ada sertifikasi ini, kita harapkan para penyelenggara even ke depan memiliki kualifikasi kompetensi yang standar,” katanya.

Menurut Adjat Sudradjat, sertifikasi kompetensi ini dilaksanakan juga untuk mempersiapkan Aceh sebagai salah satu destinasi bagi penyelenggara even di Indonesia dan adanya MEA (masyarakat ekonomi Asean) yang sudah berlangsung.

Sebab, ke depan setiap tenaga kerja diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi profesi sesuai bidang masing-masing. Sedangkan MICE merupakan LSP yang mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melaksanakan sertifikasi/uji kompetensi di bidang MICE/event. (sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved